ANAMBASNEWS.COM – Dalam seminggu terakhir, stok ikan tongkol di wilayah Anambas melimpah hingga dijual dengan harga yang sangat murah. Di Pasar Ikan Tanjung, empat ekor ikan tongkol hanya dihargai Rp 20 ribu.
Namun, meski harga sudah diturunkan, para nelayan dan pedagang tetap mengalami kesulitan menjual ikan ini.
“Ikan tongkol banjir, cuma kurang diminati karena orang sini bosan makan tongkol terus. Harga sudah diturunkan,” ujar Rovi, seorang pedagang ikan, Minggu, 8 Desember 2024.
Melimpahnya ikan tongkol ini disebabkan oleh musim Utara yang tengah berlangsung. Menurut Rovi, angin kencang mempermudah penangkapan ikan tongkol karena ikan tersebut sering melompat ke permukaan air. “Kalau angin kencang, ikan tongkol loncat-loncat di atas air. Banyak sekali,” ungkapnya.
Untuk menjaga ikan tongkol yang tidak laku agar tidak busuk, pedagang harus menyewa lemari es. Namun, ini menambah beban biaya bagi mereka. “Rugi juga kalau ikan ini tak habis. Kita sewa lemari es. Harga pun lagi turun,” keluh Rovi.
Selain ikan tongkol, harga ikan lain seperti sagai (manyuk) dijual Rp 25 ribu per ekor, ikan selar Rp 15 ribu per empat ekor, dan sotong Rp 50 ribu per kilogram.
Melimpahnya stok ikan tongkol menjadi fenomena menarik di musim ini, tetapi tantangan bagi pedagang dalam mengelola pasokan agar tetap menguntungkan.(Burhan)













