BatamPendidikan dan Kesehatan

Luncur Program MANTAB, BP Batam untuk Wujudkan SDM Batam yang Kuat

14
×

Luncur Program MANTAB, BP Batam untuk Wujudkan SDM Batam yang Kuat

Sebarkan artikel ini
Kepala BP Batam Amsakar Achmad, (Foto: BP Batam)

Batam, Anambasnews.com – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) resmi meluncurkan program Manajemen Talenta Batam (MANTAB) pada Senin (8/12/2025) di Balairung Sari BP Batam. Sebelumnya, program ini telah diperkenalkan kepada civitas akademika Politeknik Negeri Batam pada Agustus 2025, dan kini mulai diperluas untuk menjangkau audiens yang lebih beragam.

Sebanyak 60 pelaku usaha dari berbagai asosiasi industri turut hadir dalam seremoni tersebut, bersama Direktur Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing Kementerian Ketenagakerjaan RI Rendra Setiawan beserta jajarannya, COO IDSurvey Andry Tanudjaja, jajaran FKPD Provinsi Kepri dan Kota Batam, pimpinan redaksi media lokal dan nasional, serta civitas akademika dan mahasiswa se-Kota Batam.

Dalam sambutannya, Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam Fary Francis menyampaikan bahwa Batam berkembang pesat nilai investasi triwulan III 2025 mencapai Rp54,7 triliun dengan lebih dari 1.700 perusahaan aktif di sektor manufaktur, logistik, dan teknologi, serta pertumbuhan ekonomi sebesar 6,89 persen (hampir menyentuh target 7 persen). Namun, Batam masih menghadapi tantangan angka pengangguran terbuka sebesar 7,68 persen (lebih dari 50.000 orang), yang lebih tinggi dari rata-rata nasional.

“Hari ini, kita menjawab tantangan itu dengan cara yang berbeda melalui platform MANTAB. Ini bukan sekadar pelatihan atau sertifikasi, tetapi manajemen ekosistem talenta,” ujar Fary. Ia menjelaskan implementasi akan dilakukan bertahap mulai dari penyelarasan database tenaga kerja mahasiswa vokasi, sertifikasi kompetensi, job matching, hingga pengembangan creative hub.

“Kami ingin Batam tidak hanya dikenal sebagai kawasan industri dan pelabuhan, tetapi juga karena kualitas sumber daya manusianya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengapresiasi peluncuran MANTAB sebagai langkah strategis untuk meminimalkan pengangguran. Menurutnya, penyebab tingginya angka tersebut antara lain transformasi dari industri padat karya ke padat modal, arus migrasi yang tinggi, keterbatasan pelatihan, dan jumlah penduduk usia produktif yang besar.

“Untuk mewujudkan cita-cita ini, dibutuhkan dukungan dan sinergi dengan pemerintah pusat, daerah, serta seluruh mitra kerja,” ujarnya, sambil menekankan prioritas bagi tenaga kerja lokal. “Ayo bersama, kita jadikan Batam semakin hebat dan dahsyat!” tutupnya.

Usai prosesi peluncuran, dilakukan demo pengisian data pada website MANTAB dan penyerahan Apresiasi Nota Komitmen Perekrutan sebanyak 55.375 tenaga kerja dalam tiga tahun ke depan dari 26 industri baru yang akan berinvestasi.**

Editor : Ind

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!