ANAMBASNEWS.COM, Bintan – Satu kapal nelayan Tradisional secara mendadak meledak dekat perairan Desa Kampung Hilir, Selasa, 01 April 2025.
Berdasarkan informasi sementara yang berhasil dihimpun awak media, Kejadian tepat pada pukul 06.40 Wib itu memakan korban yakni berinisial AA di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Keterangannya diduga yang bersangkutan mengalami luka bakar serius hingga kurang lebih lima puluh lima persen. Kini, Tengah berada di UPTD Puskesmas Kecamatan Tambelan. Kemudian, Mesti dirujuk ke Kalimantan Barat.
Disinyalir ledakan berasal dari bagian palka depan KM Fajar, Seunit kapal berkapasitas III GT milik si pengusaha ikan ialah R. Diketahui, AA hendak pergi mengantar rombongan menuju Pulau Selentang.
Kepala Pelaksana BPBD Bintan melalui Sekretarisnya, Agus Ariyadi, S.Sos via komunikasi pesan singkat sambungan telepon genggam. Mengaku sudah mengetahui adanya kejadian tersebut dan akan segera mengabarkan perkembangan lebih lanjut.
“Pemerintah mesti melakukan perhatian khusus untuk keselamatan dalam menggunakan kapal laut ya selain Life Jacket, Juga perhatikan kelayakan perahu atau Bot agar tidak terjadi musibah seperti demikian, ” Ujar Ketua DPD Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Bintan, Syukur Haryanto alias Buyung Adly saat dimintai tanggapannya atas kejadian diatas.(Alek)













