Tanjungpinang

HUT ke-81 RI, Kartu Bima Sakti Diluncurkan Lis-Raja, Janji Politik Mulai Dibuktikan

3
×

HUT ke-81 RI, Kartu Bima Sakti Diluncurkan Lis-Raja, Janji Politik Mulai Dibuktikan

Sebarkan artikel ini
HUT ke-81 RI, Kartu Bima Sakti Diluncurkan Lis-Raja, Janji Politik Mulai Dibuktikan (Foto: Dani)

Tanjungpinang, Anambasnews.com — Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi catatan penting bagi Pemerintah Kota Tanjungpinang. Di tengah semangat kemerdekaan dan upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah bersama Wakil Wali Kota Raja Ariza resmi meluncurkan Kartu Bima Sakti, Senin (17/8/2026).

Peluncuran kartu yang menjadi salah satu program unggulan Lis-Raja tersebut berlangsung di Aula Badrul Alamsyah Lantai III, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senggarang.

Kartu Bima Sakti sebelumnya digaungkan Lis Darmansyah dan Raja Ariza saat kampanye Pilkada Tanjungpinang. Kini, program tersebut mulai diwujudkan sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan.

Lis Darmansyah menegaskan, Kartu Bima Sakti bukan sekadar kartu identitas penerima bantuan. Kartu tersebut dirancang sebagai sistem data terpadu untuk mengintegrasikan berbagai program bantuan dan layanan pemerintah agar lebih tepat sasaran.

“Satu kartu bukan untuk semua, tapi dapat dibutuhkan saat masyarakat berada dalam kondisi terdesak dan membutuhkan bantuan,” kata Lis usai peluncuran.

Menurutnya, manfaat Kartu Bima Sakti mencakup berbagai sektor, mulai dari bantuan kesehatan, kesejahteraan sosial, pendidikan, bantuan bagi pelaku UMKM, lansia, marbot surau dan masjid, RT/RW, hingga bantuan rumah tidak layak huni.

Lis mengakui, selama ini pemerintah masih menghadapi tantangan dalam melakukan pendataan masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan.

Melalui Kartu Bima Sakti, pendataan akan dilakukan secara lebih transparan dan tanpa pilih kasih. Dari hasil pendataan, masih terdapat sekitar 7.000 warga yang dinilai belum tersentuh program bantuan pemerintah.

“Dengan bertahap, yang dapat terdata saat ini sebanyak 300 lebih. Ke depan, semoga tidak ada lagi yang tidak menerima bantuan dari pemerintah, khususnya Pemerintah Kota Tanjungpinang,” ujarnya.

Semangat Kemerdekaan, Semangat Pemerataan

Peluncuran Kartu Bima Sakti pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dinilai memiliki makna tersendiri. Semangat kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui upacara dan perayaan, tetapi juga melalui upaya menghadirkan pemerataan kesejahteraan bagi masyarakat.

Selain Kartu Bima Sakti, Lis menyebut program pendidikan gratis 100 persen bagi siswa SD dan SMP di Kota Tanjungpinang juga telah berjalan melalui Dinas Pendidikan.

Program tersebut mencakup kebutuhan perlengkapan sekolah seperti seragam, sepatu, topi, dasi, tas, buku hingga buku LKS.

“Mulai dari seragam sekolah, sepatu, topi dan dasi, tas, buku, dan buku LKS kita berikan gratis untuk anak-anak generasi bangsa,” ungkap Lis.

Kartu Bima Sakti sendiri merupakan sistem data terpadu berupa kartu identitas digital yang diluncurkan Pemko Tanjungpinang untuk mengintegrasikan berbagai jenis bantuan sosial dan layanan pemerintah agar penyalurannya lebih tepat sasaran.

Di usia 81 tahun kemerdekaan Indonesia, program tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah nyata Pemko Tanjungpinang dalam menerjemahkan semangat kemerdekaan ke dalam kebijakan yang langsung dirasakan masyarakat. (*Dani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *