Bintan

Hasil Penurunan Kasus Stunting, Pemkab‑BKKBN Gelar OKE GAS di Desa Mapur Bintan

3
×

Hasil Penurunan Kasus Stunting, Pemkab‑BKKBN Gelar OKE GAS di Desa Mapur Bintan

Sebarkan artikel ini
Bupati Bintan, Roby Kurniawan Buka OKE GAS 2026,(Foto: Ist)

Bintan, Anambasnews.com – Bupati Bintan Roby Kurniawan secara resmi membuka kegiatan Orientasi Keluarga Gerakan Atasi Stunting (OKE GAS) Tahun 2026 di Desa Mapur, Kecamatan Bintan Pesisir. Pemilihan lokasi ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bintan agar pembinaan keluarga dan pelayanan kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk wilayah kepulauan dan pulau‑pulau terluar.

Dalam sambutannya, Bupati Roby Kurniawan menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / BKKBN, khususnya Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, serta semua pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.

“Setiap keluarga di Kabupaten Bintan memiliki hak yang sama untuk memperoleh pelayanan, pendampingan, dan kesempatan hidup yang lebih baik. Stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan anak, melainkan menyangkut kualitas kesehatan, kecerdasan, dan masa depan generasi penerus bangsa,” tegas Roby pada Selasa (27/10).

Ia juga mengapresiasi kerja keras para kader, Tim Pendamping Keluarga (TPK), tenaga kesehatan, TP‑PKK, serta jajaran pemerintah kecamatan dan desa. Menurutnya, kondisi geografis Kecamatan Bintan Pesisir yang berupa wilayah kepulauan menjadi tantangan tersendiri bagi para petugas yang bertugas di lapangan.

Upaya penanganan stunting di Bintan telah menunjukkan hasil positif, dengan penurunan jumlah kasus dari 569 kasus pada tahun 2021 menjadi 383 kasus pada tahun 2022. Berkat keberhasilan tersebut, Pemkab Bintan berhasil memperoleh Dana Insentif Fiskal sebesar Rp 5,9 miliar pada tahun 2025.

Rangkaian kegiatan OKE GAS 2026 meliputi pemberian bantuan serta intervensi lintas sektor dan pelayanan keluarga secara menyeluruh, di antaranya program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), pelayanan kesehatan dan KB, pemberdayaan ekonomi lokal, serta edukasi remaja.

Bupati Roby berpesan agar keluarga penerima bantuan memanfaatkan dan menjaga keberlanjutan program yang diberikan. Ia juga mengimbau ibu hamil dan keluarga balita untuk rutin mengunjungi Posyandu serta mengikuti pendampingan dari Tim Pendamping Keluarga.

“Seluruh rangkaian kegiatan ini tidak boleh berhenti sebagai seremonial belaka, tetapi harus benar‑benar memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Sinergi berkelanjutan ini adalah langkah nyata kita bersama menuju Bintan Juara, Bintan yang semakin maju melalui masyarakat yang sehat, sejahtera, mandiri, dan berkualitas,” tutupnya.(*Tio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *