ANAMBASNEWS.COM, Batam – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mendampingi Menteri Perdagangan RI Budi Santoso menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Pabrik PT KLOU Teknologi Indonesia yang menjadi bagian dari Midea Group, sebuah perusahaan raksasa produsen peralatan rumah tangga asal Tiongkok.
Pabrik ini dibangun di Kawasan Industri Tunas Prima Blok A1 No. 15, 16, dan 17, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam. Kehadiran pabrik ini diharapkan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekspor Indonesia melalui penguatan industri berorientasi ekspor di Batam.
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong masuknya investasi, khususnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan nilai ekspor. “Kami sudah mendengar akan ada investor dari Tiongkok yang akan masuk ke salah satu KEK Indonesia untuk berinvestasi pada produk ekspor,” ujar Mendag, Kamis, 14 Agustus 2025.
Sementara itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyambut positif pembangunan pabrik tersebut, menyatakan bahwa Batam memiliki infrastruktur industri yang siap mendukung investor global, termasuk kemudahan logistik, fasilitas pelabuhan, dan kedekatan dengan pasar internasional.
“Kehadiran PT Klou Teknologi Indonesia ini akan memperkuat posisi Batam sebagai pintu gerbang perdagangan internasional sekaligus memberikan multiplier effect bagi perekonomian Kepri,” ungkap Gubernur Ansar.
Midea Group merupakan produsen peralatan rumah tangga asal Tiongkok yang masuk dalam daftar perusahaan raksasa dunia versi Fortune Global 500. Midea memproduksi penerangan, peralatan air, perawatan lantai, peralatan dapur kecil, binatu, peralatan memasak besar, dan peralatan pendingin.
Dengan adanya investasi ini, diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekspor Indonesia dan memperkuat posisi Batam sebagai pusat perdagangan internasional.**
Editor : Idn













