ANAMBASNEWS.COM, Bintan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kembali menggelar Festival Lampu Cangkok, sebuah tradisi khas masyarakat Melayu yang diselenggarakan setiap bulan suci Ramadhan.
Festival ini diikuti oleh peserta dari seluruh kecamatan di Bintan dengan total hadiah mencapai Rp21 juta.
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, S.P.W.K, menegaskan bahwa festival ini merupakan bagian dari upaya melestarikan budaya daerah.
“Festival ini bertujuan untuk menghidupkan tradisi dan melestarikan budaya masyarakat Melayu Bintan,” ujar Roby dalam keterangannya di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rabu, 26 Maret 2025.
Berdasarkan informasi terbaru yang dihimpun di sekitar Kelurahan Kijang Kota, sebanyak sepuluh kecamatan telah memastikan partisipasi mereka.
Setiap kecamatan wajib mengirimkan minimal satu peserta yang akan menghias gerbang atau jalan umum dengan lampu cangkok.
Penilaian karya terbaik akan dilakukan oleh panitia pada malam ke-27 dan ke-28 Ramadhan.
Sebelumnya, Camat Bintan Timur (Bintim), Indra Gunawan, S.Sos, telah lebih dulu menginformasikan perlombaan ini kepada warganya.
Ia optimis bahwa Kecamatan Bintan Timur siap menampilkan hasil karya terbaik dalam festival ini.
Festival Lampu Cangkok tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga diharapkan dapat menambah semarak suasana Ramadhan di Bintan serta menarik perhatian masyarakat dan wisatawan.(Alek)













