ANAMBASNEWS.COM, Bintan – Bupati Bintan, Roby Kurniawan, menggelar pertemuan dengan Forum RT/RW se-Kecamatan Teluk Sebong untuk menjemput aspirasi dan berdiskusi mengenai berbagai isu terkini. Acara bertajuk ‘Ngobrol Asik’ ini menjadi wadah bagi Roby untuk menyampaikan progres pembangunan daerah serta mendengarkan langsung masukan dari masyarakat.
Di awal pertemuan, Roby Kurniawan memaparkan berbagai kebijakan dan program yang telah dilakukan di semua sektor pembangunan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Ketua RT/RW yang disebutnya sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat.
“Begitu beratnya tugas Bapak Ibu RT maupun RW, 24 jam harus siap ketika masyarakat membutuhkan. Tidak sekedar urusan berkas, ketika ada musibah, ada kegaduhan atau ada kejadian lain, tengah malam pun tetap lapornya ke RT dan RW terlebih dahulu. Kami doakan Bapak Ibu senantiasa sehat dan diberi kemudahan dalam menjalankan tugas,” ungkap Roby, Selasa (19/08), di Aula Kantor Kecamatan Teluk Sebong.
Dalam kesempatan tersebut, Roby juga membahas Perda RPJMD 2025-2030 yang baru saja disahkan bersama DPRD Bintan. Ia menyinggung komitmen Pemerintah Daerah terkait insentif RT/RW yang akan terus diupayakan kenaikannya secara bertahap selama lima tahun ke depan.
Bupati Roby kemudian memaparkan sejumlah program prioritas, seperti kelanjutan BPJS Ketenagakerjaan, BLT lansia, dan layanan berobat gratis. Ia juga menyampaikan bahwa Kecamatan Teluk Sebong mendapatkan alokasi anggaran hampir Rp. 6 Miliar di luar Dana Desa, yang difokuskan pada infrastruktur pertanian, pendidikan, jaringan perpipaan, hingga penerangan jalan.
Selain program daerah, Pemkab Bintan juga menyiapkan dukungan untuk program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditargetkan berjalan pada akhir November. Beberapa lokasi yang akan menjadi dapur MBG pun dipastikan telah siap. Pemkab Bintan juga mengembangkan Koperasi Merah Putih di sejumlah Desa, salah satunya di Kuala Sempang, yang dinilai mampu membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Roby juga menyoroti program prioritas Desa, mulai dari transformasi Gerbang Kampung menjadi Bangun dan Majukan Kampung Kita, program Griya Karya Kita, hingga dorongan agar setiap Desa dan Kelurahan mampu menciptakan minimal satu produk unggulan. Ia mengapresiasi capaian empat desa di Teluk Sebong yang sudah berstatus Desa Mandiri, yakni Desa Ekang Anculai, Sebong Lagoi, Sri Bintan dan Sebong Pereh.
Lebih lanjut, Bupati Roby mengajak seluruh RT/RW untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat. “Mari kita jaga kebersihan, keamanan, serta ketertiban lingkungan. Kolaborasi RT/RW sangat dibutuhkan untuk mendukung program Pemerintah, termasuk pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, hingga pencegahan anak putus sekolah,” jelasnya.
Menanggapi isu nasional terkait kenaikan tarif PBB, Roby menegaskan bahwa di Bintan tidak ada kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk masyarakat umum, terkecuali bagi kawasan investasi maupun bisnis. Bahkan, PBB dengan nilai di bawah Rp. 50 Ribu akan digratiskan. Selain itu, denda PBB dihapuskan hingga akhir tahun sebagai bagian dari program ‘Promo Kemerdekaan’.
Pertemuan ini diakhiri dengan sesi diskusi dua arah, di mana masyarakat dapat menyampaikan aspirasi, masukan, maupun kritik. Beberapa catatan yang didapatkan dari pertemuan ini akan menjadi bahan pertimbangan penyusunan anggaran tahun mendatang.
“Kita ingin setiap usulan dari masyarakat bisa dicatat dan dipertimbangkan, sehingga program ke depan sesuai kebutuhan bersama,” pungkasnya.(*Alek)













