Bengkalis

Bupati Bengkalis Pimpin Rapat Evaluasi Dana Bermasa 1 Miliar untuk 1 Desa/Kelurahan dan Kecamatan

41
×

Bupati Bengkalis Pimpin Rapat Evaluasi Dana Bermasa 1 Miliar untuk 1 Desa/Kelurahan dan Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Bupati Bengkalis, Kasmarni, Selasa, 10/12/2024. (Foto: Suryani/Anambasnews.com)

ANAMBASNEWS.COM, Bengkalis – Bupati Bengkalis, Kasmarni, memimpin rapat pembahasan dan evaluasi Dana Bermasa senilai Rp1 miliar untuk setiap desa, kelurahan, dan kecamatan di Kabupaten Bengkalis pada Senin, 9 Desember 2024.

Rapat berlangsung di Gedung Bathin Betuah, Kantor Camat Mandau, diikuti oleh sejumlah kepala perangkat daerah serta camat se-Kabupaten Bengkalis.

Dalam rapat tersebut, Kasmarni menjelaskan bahwa evaluasi dan pemantauan Dana Bermasa bertujuan memastikan penggunaan anggaran ini sesuai dengan prioritas pembangunan masyarakat.

Untuk tahun 2025, fokus alokasi dana ini diarahkan pada pemberdayaan masyarakat dan pembangunan infrastruktur.

Prioritas Penggunaan Dana Bermasa 2025 diantaranya, pemberdayaan masyarakat, penyediaan Wi-Fi gratis, pegiatan pelatihan, bantuan bagi masyarakat kurang mampu, aktivitas sosial untuk perayaan hari besar.

Selanjutnya, pembangunan Infrastruktur yakni, rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan jembatan atau box culvert, pembangunan jalan, pengembangan kawasan wisata, dan pembangunan fasilitas olahraga.

Kasmarni menegaskan pentingnya pengelolaan dana secara tepat guna dan transparan. Ia juga menekankan bahwa program ini bertujuan untuk mendorong kemajuan pembangunan di tingkat desa dan kelurahan, sejalan dengan Program Astacita Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Stimulus anggaran ini diharapkan mampu mengembangkan desa dan kelurahan, memberikan dampak positif, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kasmarni.

Bupati Kasmarni menambahkan bahwa inovasi dalam program yang dirancang oleh desa dan kelurahan akan mendapat apresiasi. Ia meminta perangkat daerah untuk aktif berkoordinasi dengan camat, kepala desa, dan lurah dalam menggali kebutuhan masyarakat.

“Camat, kepala desa, dan lurah adalah ujung tombak yang dekat dengan masyarakat. Kepala perangkat daerah jangan sungkan menanyakan kebutuhan mereka sehingga program yang dirancang benar-benar bermanfaat,” tegas Kasmarni.

Kasmarni mengingatkan bahwa pengelolaan dana harus mengikuti peraturan yang berlaku untuk mencegah masalah di kemudian hari. “Gunakan anggaran dengan baik dan sesuai peruntukannya. Kita harus melayani masyarakat dengan optimal,” tutupnya.

Rapat dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Ismail; Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Aready; tim percepatan pembangunan daerah, Yuhelmi dan Mustafa Kamal; serta sejumlah kepala perangkat daerah dan camat se-Kabupaten Bengkalis.(Suryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *