ANAMBASNEWS.COM – Setelah speed boat jenis RIB milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Anambas terbakar, daerah ini tidak lagi memiliki armada penyelamat.
Padahal, speed boat sangat krusial untuk operasi penyelamatan di laut, mengingat geografis Anambas yang terdiri dari pulau-pulau.
Bupati Anambas, Aneng, bergerak cepat menemui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk meminta pengadaan speed boat baru.
“Hibah dari BNPB tahun 2023. Kita coba usulkan kembali,” kata Aneng, Kamis, 11 September 2025.
Selain itu, Aneng menginstruksikan bagian umum untuk mengecek rutin kapal dinas milik Pemkab Anambas, mencegah kejadian serupa.
“Aset kita banyak. Kami minta bagian umum cek rutin mesin dan kelengkapan kapal. Perawatan harus baik,” tegasnya.
Menurutnya, Speed boat BPBD Anambas terbakar saat latihan simulasi pekan lalu, dikemudikan oleh anggota BPBD bernama Wira.
Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp2,9 miliar.
“Tanpa armada khusus, operasi penyelamatan di laut di Anambas akan terhambat. Kebutuhan speed boat baru menjadi sangat mendesak,” ujarnya.
Ia berharap BNPB segera menindaklanjuti permintaan bantuan agar penanggulangan bencana di Anambas tetap optimal.(*Ak)













