ANAMBASNEWS.COM – Menyusul insiden keracunan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah lain, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, memperketat pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya.
Aneng menekankan pentingnya menjaga kualitas dan kebersihan makanan yang dikonsumsi anak-anak Anambas. “Kita tidak boleh lengah. Kebersihan dan kualitas makanan harus jadi prioritas utama. Jangan sampai anak-anak kita menjadi korban,” tegasnya pada Senin, 29/9/2025.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepulauan Anambas diminta untuk mengawasi ketat seluruh proses produksi makanan, mulai dari pemilihan bahan baku hingga distribusi dan pembuangan limbah.
“Ini adalah tanggung jawab besar. Makanan yang baik akan menentukan masa depan generasi Anambas,” ujar Aneng.
Ia bersyukur hingga saat ini belum ada kasus keracunan makanan di Anambas, namun kewaspadaan harus tetap dijaga.
Dua SPPG telah diresmikan di Air Asuk (Siantan Tengah) dan Desa Piabung (Palmatak), melayani 1.567 pelajar.
Aneng berharap program ini tidak hanya memberikan asupan bergizi, tetapi juga memastikan kesehatan anak-anak Anambas.
“Gizi yang baik adalah investasi masa depan. Kita tidak akan berkompromi soal kualitas makanan,” pungkasnya.(*Ak)













