KepriTanjungpinang

BP2D Kepri Imbau Warga di Timur Tengah Tingkatkan Kewaspadaan Pascamemanasnya Situasi Iran

14
×

BP2D Kepri Imbau Warga di Timur Tengah Tingkatkan Kewaspadaan Pascamemanasnya Situasi Iran

Sebarkan artikel ini
Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Kepulauan Riau (BP2D Kepri), Doli Boniara (Foto: Ist)

Tanjungpinang, Anambasnews.com — Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Kepulauan Riau (BP2D Kepri), Doli Boniara, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyikapi dinamika keamanan global, khususnya meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah yang dipicu situasi di Iran dan sekitarnya.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh Warga Negara Indonesia (WNI), terutama masyarakat asal Kepulauan Riau yang sedang berdomisili atau beraktivitas di kawasan Timur Tengah, agar meningkatkan kewaspadaan dan memprioritaskan keselamatan diri.

Doli Boniara menegaskan, kepada media Senin, (2/03/2026) terdapat sejumlah langkah penting yang harus diperhatikan warga Kepri di luar negeri:

Pertama, masyarakat diminta tetap tenang namun waspada terhadap potensi eskalasi konflik yang dapat berdampak pada mobilitas, termasuk gangguan penerbangan dan aktivitas publik.

Kedua, warga diimbau menghindari lokasi keramaian, fasilitas vital, serta titik-titik strategis yang berpotensi menjadi sasaran pengamanan atau gangguan keamanan.

Ketiga, keamanan dokumen pribadi menjadi perhatian utama. Paspor dan identitas penting lainnya harus selalu disimpan dengan aman dan mudah dijangkau dalam kondisi darurat.

Keempat, bagi warga Kepri yang berencana melakukan perjalanan ke wilayah Timur Tengah, disarankan menunda keberangkatan hingga situasi kembali kondusif. Sementara itu, WNI yang telah berada di kawasan tersebut diminta segera melakukan lapor diri melalui Portal Peduli WNI milik Kemlu RI.

Kelima, komunikasi harus tetap terjaga. Warga diminta aktif berkoordinasi dengan sesama komunitas Indonesia dan segera menghubungi Perwakilan RI terdekat (KBRI/KJRI) apabila menghadapi situasi darurat.

“Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui BP2D akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI demi memastikan keselamatan seluruh warga Kepri di luar negeri,” tegas Doli Boniara.(*Dani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!