Batam, Anambasnews.com – Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyambut baik dan mendukung penuh pelaksanaan Festival Transmigrasi 2026 di kawasan Rempang Eco City, Sabtu (10/10/2026).
Festival yang diinisiasi Kementerian Transmigrasi RI ini sekaligus menjadi momentum memperkenalkan potensi dan visi pengembangan kawasan Rempang Eco City ke depan.
Acara dibuka langsung oleh Menteri Transmigrasi RI, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara. Turut hadir Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Sekjen Kementerian Transmigrasi Edy Gunawan, Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam Alexander Zulkarnain, serta jajaran Forkopimda Kota Batam.
Festival dihadiri antusias oleh pelajar, akademisi, tokoh adat, dan masyarakat luas. Rangkaian acara meliputi doa bersama, tausiyah oleh Ustaz Das’ad Latif, pertunjukan seni budaya Lebah Begantong, pameran produk unggulan transmigrasi, serta stan UMKM lokal yang menawarkan kerajinan dan kuliner khas.
Salah satu agenda utama adalah pemaparan rekomendasi hasil Summer Course 2026, kolaborasi Kementerian Transmigrasi, Universitas Diponegoro, dan Technical University of Munich (TUM).
Program yang melibatkan 20 mahasiswa asing dan dalam negeri ini menghasilkan empat rekomendasi utama yaitu, Pengembangan infrastruktur inovatif, Pembentukan skill-hub pusat pelatihan dan pengembangan SDM, Pengembangan kawasan agroforestri dan Pengembangan ekowisata
“Rekomendasi ini akan segera kami implementasikan agar masyarakat transmigran semakin mandiri dalam mengelola sumber daya alam dan manusia di kawasan ini,” ujar Menteri Iftitah.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyambut positif rekomendasi tersebut dan menegaskan langkah konkret sedang berjalan.
“Beberapa sudah berjalan, termasuk program penghijauan pembangunan taman dan pemberdayaan ekonomi warga melalui bantuan bibit budidaya bahari bagi nelayan setempat,” jelas Amsakar.
Untuk mempermudah akses menuju Rempang Eco City, BP Batam menyiapkan dukungan transportasi yaitu melalui Darat, Trans Batam dan Bus DAMRI dan Laut, Kapal Sri Bulang, Kapal Sri Galang, dan Kapal Sri Toda
Layanan ini diharapkan memperlancar mobilitas warga menuju kawasan Tanjung Banon, Rempang Eco City.
“Kami berharap masyarakat memanfaatkan sebaik mungkin fasilitas yang telah disiapkan untuk kemajuan wilayah transmigrasi Rempang Eco City,” tutup Amsakar.**
Editor : Ind













