ANAMBASNEWS.COM – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepulauan Riau menggelar Sosialisasi Gerakan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah di Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya rupiah sebagai alat pembayaran sah dan membangun kebiasaan menggunakan uang logam.
“Kami ingin Siantan menjadi pelopor dalam menggunakan uang logam. Jika di sini bisa diterapkan, kami optimistis daerah lain akan mengikuti,” kata Kepala Tim Ekspedisi BI Kepri, Sofyan Hadi, dalam sambutannya.
Sofyan menjelaskan bahwa uang logam memiliki peran penting dalam mengendalikan harga barang di pasaran. “Kalau tidak ada uang logam, harga bisa dibulatkan ke atas. Misalnya Rp2.300 jadi Rp2.500. Kalau ini dibiarkan, masyarakat yang paling dirugikan,” tegasnya, Rabu, 23 Juli 2025.
Untuk mendorong perubahan kebiasaan ini, Sofyan berjanji akan memberikan uang logam secara gratis kepada masyarakat. “Kami akan bagikan uang logam gratis sebagai penyemangat. Mudah-mudahan ini bisa mendorong perubahan,” ujarnya.
Sekretaris Camat Siantan, Badariyah Anggeraini, secara resmi membuka kegiatan sosialisasi ini. Ia berharap masyarakat dapat memahami pentingnya menggunakan uang logam dalam transaksi sehari-hari.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk perangkat desa, pelaku UMKM, pelajar, dan tokoh masyarakat. Dengan demikian, diharapkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya rupiah dapat meningkat dan mendukung kestabilan ekonomi daerah.(*Ak)













