Batam, Anambasnews.com – Dalam silaturahmi bersama pengurus RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat Kecamatan Galang, Wali Kota Batam Amsakar Achmad mendengarkan langsung harapan warga terkait perluasan jaringan air bersih, perbaikan infrastruktur jalan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat wilayah hinterland Batam.
Pertemuan ini menjadi wadah dialog terbuka antara Pemerintah Kota Batam dan warga untuk memetakan kebutuhan lapangan serta menyusun prioritas pembangunan di Kecamatan Galang.
Ketua LPM Kecamatan Galang Nazaruddin mengapresiasi program‑program pemerintah yang telah dirasakan manfaatnya, antara lain kemudahan pengurusan dokumen kependudukan di Kantor Camat, beasiswa ke Politeknik Negeri Batam, pelatihan kerja, dan pemberian seragam sekolah gratis.
Meski demikian, ia menyampaikan sejumlah aspirasi utama warga. Terkait air bersih, warga berharap jaringan dari Sungai Gong dapat diperluas hingga ke pemukiman terpencil dan pulau‑pulau sekitar. Khusus Embung Newak Waduk Sembulang yang sering mengering saat kemarau, warga meminta penanganan khusus.
“Kami sangat mengapresiasi layanan air bersih dari Sungai Gong dan berharap jaringannya terus diperluas agar menjangkau seluruh permukiman, baik di daratan maupun pulau‑pulau. Khusus Embung Newak Waduk di Sembulang yang kerap mengering saat musim kemarau, kami berharap ada perhatian dan penanganan khusus dari pemerintah,” ujarnya.
Warga juga meminta percepatan perbaikan jalan utama dan akses antarkampung serta antarpulau, terutama di Pulau Kinun, Sembulang, dan kawasan pesisir. Selain itu, mereka mengusulkan pelatihan kerja yang disesuaikan dengan potensi lokal seperti pengolahan hasil laut, perikanan, dan pariwisata kuliner, serta perhatian lebih bagi lansia dan pembangunan di Kampung Tanjung Melagan dan Kampung Seros.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Amsakar menegaskan pembangunan Batam tidak dapat berjalan tanpa sinergi antara pemerintah, BP Batam, dan seluruh elemen masyarakat. “Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, LPM, hingga RT dan RW, sangat penting agar pembangunan berjalan berkelanjutan dan manfaatnya dirasakan secara merata,” ujarnya.
Ia memaparkan sejumlah capaian dan komitmen pemerintah kota, antara lain insentif untuk pengurus RT‑RW, pemberian dua stel seragam sekolah gratis bagi siswa SD‑SMP, serta alokasi anggaran sekitar Rp 65 miliar untuk perbaikan fasilitas pendidikan dan penambahan ruang kelas. Sebanyak 23.000 pekerja rentan juga telah mendapatkan perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan.
Di bidang ketahanan air, Pemko Batam sedang memperbaiki fasilitas Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) dan melaksanakan operasi modifikasi cuaca bersama pihak terkait untuk mengatasi kekeringan musim kemarau. Warga juga diajak melaksanakan salat istisqa sebagai ikhtiar memohon turun hujan.
Di akhir arahannya, Wali Kota mengingatkan tokoh masyarakat untuk mengajak warga bijak menyikapi informasi di media sosial, tidak mudah menyebarkan hoaks dan fitnah, serta terus menjaga kerukunan di lingkungan masing‑masing.(*Yuda)













