BengkalisGallery

Bengkalis Rayakan Hari Jadi ke-513 dengan Budaya Melayu yang Terjaga

24
×

Bengkalis Rayakan Hari Jadi ke-513 dengan Budaya Melayu yang Terjaga

Sebarkan artikel ini
Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis, Kasmarni dan H. Bagus Santosa Pidato serta OPD dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-513 Kabupaten Bengkalis, Rabu, 30/7/2025. (Foto: Diskominfo)

ANAMBASNEWS.COM, Bengkalis – Rangkaian acara puncak Peringatan Hari Jadi ke-513 Bengkalis mencerminkan Negeri Junjungan adalah tanah Melayu yang tradisinya sangat terjaga dengan baik. Puncak peringatan Hari Jadi Bengkalis ditandai dengan Sidang Paripurna Istimewa DPRD, di Kantor DPRD Bengkalis pada Rabu, 30 Juli 2025.

Bupati Bengkalis Kasmarni Tiba di Sambut dengan silat di acara Hari Jadi ke-513 Kabupaten Bengkalis.

Kedatangan rombongan Bupati Kasmarni disambut dengan tabuhan kompang dan barisan bunga manggar, yang merupakan simbol penyambutan dan kemeriahan dalam budaya Melayu.

Bupati Bengkalis Tiba Kantor DPRD Bengkalis mengikuti Rapat Paripurna Hari Jadi Bengkalis ke-513

Irama kompang yang dinamis dan khas Melayu menciptakan suasana yang lebih semarak dan bersemangat. Bunga manggar khas Melayu, berupa hiasan yang terbuat dari kertas warna-warni, menyerupai pohon kelapa, melambangkan kemeriahan dan kegembiraan.

Bupati Bengkalis, Kasmarni Bersama Pimpinan DPRD dan Forkopimda Bengkalis.

Rombongan Bupati Kasmarni juga disambut dengan silat sambut, seni bela diri yang ditampilkan untuk menyambut tamu dengan gerakan yang indah dan sopan santun khas Melayu.

Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis, Kasmarni dan H. Bagus Santosa Pidato di Rapat Paripurna Hari Jadi ke-513 Kabupaten Bengkalis.

Silat sambut ini tidak hanya sebagai atraksi penyambutan, tetapi juga memiliki makna simbolis sebagai bentuk penghormatan, perlindungan, dan penyambutan yang hangat.

Wakil Ketua DPRD Bengkalis M.Arsya Fadillah, di Berikan sirih di Hari Jadi ke-513 Kabupaten Bengkalis.

Sebelum mengikuti Sidang Paripurna Istimewa, rombongan Bupati Kasmarni disuguhkan tari persembahan dan tepak sirih, yang memiliki makna filosofis mendalam sebagai simbol keramahan, penghormatan, dan persaudaraan.

Bupati Bengkalis Kasmarni Serahkan Piagam ke DPRD Bengkalis.

Tari persembahan ini mengandung nilai-nilai sopan santun, adab malu, dan tata krama yang dijunjung tinggi dalam budaya Melayu.

Bupati Bengkalis, Kasmarni di sambut dengan Tari di Acara Hari Jadi ke-513 Kabupaten Bengkalis.

Tarian ini secara khusus ditampilkan untuk menyambut tamu-tamu penting dengan tujuan menghormati dan menjamu mereka. Pemberian sirih kepada tamu memiliki makna yang mendalam, yaitu sebagai simbol keramahan dan penghormatan.

Bupati Bengkalis Kasmarni menggunakan Kendaraan Tradisional memperingati Hari Jadi ke-513 Kabupaten Bengkalis.

Dengan peringatan ini, diharapkan budaya Melayu dapat terus berkembang dan menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat Bengkalis.

Peringatan Hari Jadi ke-513 Bengkalis ini menjadi momentum untuk melestarikan warisan budaya Melayu dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga identitas budaya.

Bupati Bengkalis Kasmarni Berikan salam kepada masyarakat Bengkalis menghadiri Hari Jadi ke-513 Kabupaten Bengkalis.

Melalui peringatan ini, masyarakat Bengkalis dapat lebih menghargai dan melestarikan budaya Melayu yang kaya dan beragam.(*Suryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *