BeritaBintan

Anak SD di SDN 010 Bintan Timur Terancam Bahaya di Jalan Tanpa Zebra Cross, DPRD dan Aktivis Soroti Keselamatan

309
×

Anak SD di SDN 010 Bintan Timur Terancam Bahaya di Jalan Tanpa Zebra Cross, DPRD dan Aktivis Soroti Keselamatan

Sebarkan artikel ini
Lokasi depan SD Negeri 010 Bintan Timur, Rabu, 30/4/2025. (Foto: Alek/Anambasnews.com)

ANAMBANEWS.COM, Bintan – Kondisi jalan di depan SD Negeri 010 Bintan Timur (Bintim) yang belum memiliki marka jalan dan zebra cross menimbulkan kekhawatiran serius akan keselamatan para siswa.

Setiap waktu berangkat dan pulang sekolah, anak-anak harus menyeberang di ruas Jalan Nusantara KM 23 yang padat dan tidak dilengkapi rambu-rambu lalu lintas.

Pantauan pada Rabu, 30 April 2025, kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi karena tidak adanya pengatur lalu lintas seperti marka jalan maupun tanda peringatan zona sekolah. Kondisi ini sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan, khususnya bagi siswa yang masih kecil dan rentan saat menyeberang.

Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Kabupaten Bintan dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, Ir. H. Arif Jumana Sar’an, menyatakan akan menelusuri terlebih dahulu apakah sudah ada pengusulan terkait pemasangan zebra cross.

“Belum tahu nih, ada kah pengusulan untuk zebra cross. Ya nanti saya coba lihat dulu,” ujar Arif saat dikonfirmasi usai menghadiri acara Halal Bihalal IKMS Bintim dan peletakan batu pertama Surau Gadang, di lingkungan RW 004 Kampung Budi Mulya, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, sorotan juga datang dari aktivis sosial dan lingkungan (ASL) Bintan, Lelo Polisa Lubis. Ia menegaskan pentingnya pemasangan marka jalan di depan sekolah tersebut.

“Terutama saat anak-anak pulang sekolah, bahaya sekali. Kendaraan melaju kencang. Harus ada tindakan cepat,” ujar Lelo saat ditemui di wilayah Provinsi Kepulauan Riau, Rabu sore (30/4).

Lelo juga menambahkan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) seharusnya lebih jeli terhadap kebutuhan infrastruktur keselamatan, terutama di sekitar Kelurahan Kijang Kota.

“Dengan adanya marka jalan dan rambu-rambu, minimal pengendara bisa lebih waspada dan melambatkan laju kendaraan,” tambahnya.

Masyarakat berharap agar pemerintah dan instansi terkait segera mengambil langkah nyata untuk memasang zebra cross dan rambu lalu lintas demi menjamin keselamatan para pelajar di kawasan tersebut.(Alek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!