AnambasSosial dan Ekonomi

Akhiri Cemas Warga Saat Cuaca Buruk, Gudang Bulog 1 Ton Siap Hadir di Jemaja

66
×

Akhiri Cemas Warga Saat Cuaca Buruk, Gudang Bulog 1 Ton Siap Hadir di Jemaja

Sebarkan artikel ini
Plt. Kepala DPPP Kepulauan Anambas, Arcan Iskandar, saat diwawancarai media, Senin, 23/2/2026. (Foto: Julianto/Anambasnews.com

Anambasnews.com – Masalah ketersediaan pangan yang sering terhambat akibat cuaca buruk di Pulau Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, akhirnya menemukan solusi nyata.

Pemerintah daerah bergerak cepat dengan mengusulkan pembangunan gudang penyimpanan bahan pokok milik Bulog di Kecamatan Jemaja Timur, sebuah langkah strategis untuk menjamin kesejahteraan masyarakat.

Selama ini, warga Jemaja sangat bergantung pada pasokan logistik dari Tarempa, ibu kota kabupaten. Kondisi ini membuat rantai suplai pangan menjadi sangat rapuh.

Ketika gelombang tinggi melanda perairan atau cuaca ekstrem datang, distribusi bahan pokok sering kali tertunda berhari-hari, memicu kekhawatiran akan kelangkaan dan lonjakan harga.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan (DPPP) Kepulauan Anambas, Arcan Iskandar, menegaskan bahwa kehadiran gudang di Jemaja bukan lagi sekadar permintaan, melainkan kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi.

“Distribusi yang selama ini hanya bertumpu dari ibu kota kabupaten membuat suplai sering terlambat saat gelombang tinggi. Karena itu, kami telah berulang kali berkoordinasi dan meminta dukungan Bulog pusat agar pembangunan gudang ini bisa segera direalisasikan,” ujar Arcan kepada wartawan, pada Senin, 23/2/2026.

Kabar baiknya, usulan tersebut kini sudah berada di tahap lanjut. Pihaknya mengakui bahwa proposal sudah disampaikan dan saat ini tinggal menunggu langkah konkret dari Bulog pusat untuk melakukan survei lokasi.

Untuk memuluskan rencana ini, pemerintah daerah bahkan telah menyiapkan lahan yang sangat strategis di kawasan Kantor Camat Jemaja Timur. Lokasi ini dipilih bukan tanpa alasan.

Selain mudah diakses dan berada di pusat kecamatan, pelabuhan di Jemaja Timur memiliki posisi yang relatif aman karena masuk ke dalam teluk.

Hal ini menjadi keuntungan besar, membuat proses bongkar muat barang tetap aman dan terlindungi meskipun cuaca sedang ekstrem di laut lepas.

Arcan menambahkan, Gudang yang direncanakan nantinya akan memiliki kapasitas sekitar 1 ton pada tahap awal, yang akan digunakan khusus untuk menyimpan beras dan bahan pokok lainnya.

Keberadaan fasilitas ini diharapkan menjadi “penyangga hidup” bagi masyarakat, sehingga warga tidak lagi gelisah ketika pasokan dari luar daerah terputus atau terlambat.

Menurutnya, pemerintah daerah menegaskan, pembangunan gudang ini adalah prioritas nyata demi menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan yang berkelanjutan.

“Kami berharap Bulog pusat dapat segera merespons usulan ini dengan positif,” pintanya.(*Julianto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!