BengkalisInfotorialPendidikan dan Kesehatan

Bupati Kasmarni Bawa Usulan SNT ke Jakarta, Pemkab Bengkalis Siapkan Lahan 15 Hektare

3
×

Bupati Kasmarni Bawa Usulan SNT ke Jakarta, Pemkab Bengkalis Siapkan Lahan 15 Hektare

Sebarkan artikel ini
Bupati Bengkalis, Kasmarni Ikuti Audiensi Kemendikdasmen, Perjuangkan Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi, (Foto: Ist)

Bengkalis, Anambasnews.com – Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus berjuang mewujudkan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT). Sebagai bukti keseriusan, Pemkab Bengkalis telah menyiapkan lahan seluas sekitar 15 hektare di Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan untuk mendukung program strategis pemerintah pusat tersebut.

Usulan ini disampaikan langsung Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni dalam audiensi bersama jajaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta, Rabu (4‑11‑2026).

Dalam pertemuan itu, Bupati Kasmarni menyatakan pembangunan SNT di Bengkalis diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperluas akses sekaligus meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan bagi generasi muda Negeri Junjungan.

“Kami berharap Kabupaten Bengkalis dapat menjadi salah satu daerah yang dipertimbangkan untuk pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi. Sebagai bentuk keseriusan, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 15 hektare di Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan. Kami berharap kesiapan ini menjadi pertimbangan bagi Bapak Dirjen dan jajaran Kemendikdasmen,” ujar Kasmarni.

Menurutnya, kesiapan lahan tersebut merupakan wujud komitmen Pemkab Bengkalis mendukung program prioritas pusat. Kehadiran SNT nantinya tidak hanya menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih lengkap, tetapi juga memperkuat pemerataan dan mutu pendidikan di daerah.

Selain memperjuangkan pembangunan SNT, Bupati Kasmarni juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemendikdasmen melalui program revitalisasi satuan pendidikan yang telah dilaksanakan di Bengkalis. Tercatat sebanyak 39 PAUD, 10 SD, dan 18 SMP telah mendapatkan perbaikan sarana dan prasarana sekolah.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kemendikdasmen atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan kepada Kabupaten Bengkalis. Revitalisasi terhadap 39 PAUD, 10 SD, dan 18 SMP ini tentu sangat berarti bagi dunia pendidikan kami,” ungkapnya.

Ia berharap program revitalisasi dapat terus dilanjutkan dan menjangkau lebih banyak satuan pendidikan, agar seluruh peserta didik mendapatkan fasilitas belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas.
“Kami ingin anak‑anak di Kabupaten Bengkalis memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan terbaik. Karena itu, sinergi dengan pemerintah pusat harus terus diperkuat agar berbagai program peningkatan mutu pendidikan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tambah Kasmarni.

Turut dihadiri Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal Gogot Suharwoto, Direktur Sekolah Terintegrasi Nandana Aditya Bhaswara, serta Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau Dr. Nilam Suri. Turut hadir enam kepala daerah lain se‑Provinsi Riau, yaitu Bupati Indragiri Hulu, Pelalawan, Kuantan Singingi, Rokan Hulu, Kampar, dan Kepulauan Meranti, Sekretaris Daerah dr. Ersan Saputra TH, Kepala Dinas Pendidikan Hadi Prasetyo, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Supardi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Ismail, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama lingkungan Pemkab Bengkalis.(*Suryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *