Natuna, Anambasnews.com – Founder Komunitas Pecinta Domino Natuna (KPDN) sekaligus Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Natuna H. Raja Mustakim secara resmi menutup Turnamen Domino Gen Z di Cafe CSK, Selasa malam (27/10/2026). Kegiatan ini dihadiri Hadi Candra dan para pecinta domino lainnya, menjadi wadah pengembangan keterampilan serta pererat silaturahmi bagi generasi muda Natuna.
Dalam sambutan penutupan, Raja Mustakim mengajak pemuda Natuna terus meningkatkan kemampuan dan wawasan guna bersiap menghadapi tantangan masa depan.
“Ke depan, mereka yang memiliki keterampilan akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, generasi muda Natuna harus terus meningkatkan kemampuan agar mampu bersaing dan ikut membangun daerahnya sendiri,” tegasnya.
Ia menilai turnamen domino bukan sekadar ajang bertanding, melainkan ruang membangun persaudaraan dan semangat berkompetisi sehat antar‑pemuda. Ia juga berbagi pengalaman pribadi saat masih muda aktif bermain domino dan pernah meraih juara, sebagai bukti olahraga ini dapat menjadi sarana kebersamaan lintas usia.
Raja Mustakim menjelaskan bahwa KPDN tidak hanya bergerak di bidang olahraga domino, tetapi juga menjalankan program sosial melalui yayasan di bawah naungan komunitas. Kegiatan sosial dilaksanakan setiap Jumat untuk membantu warga yang membutuhkan di sejumlah wilayah Natuna. Ia juga mengapresiasi peran Polres Natuna dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menjalankan program kepedulian sosial.
Selain itu, ia menekankan pentingnya membuka kesempatan bagi pemuda untuk mengembangkan potensi di bidang pendidikan, teknologi, dan kreativitas digital. Sebagai contoh, pemuda bernama Abed telah mendapatkan beasiswa pelatihan pembuatan konten di Tempo Institute dan mulai membagikan ilmunya kepada lingkungan sekitar.
Terkait komunikasi pembangunan, Raja Mustakim berharap Dinas Komunikasi dan Informatika Natuna terus menjalin hubungan aktif dengan media agar program pemerintah dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.
“Melalui komunikasi yang baik, masyarakat bisa memahami apa yang ingin dibangun pemerintah daerah. Dengan begitu, kita dapat memperkuat kebersamaan dan menumbuhkan kepedulian bahwa Natuna ini milik kita bersama,” ujarnya.
Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, ia mengajak seluruh pemuda menjadikan momentum tersebut untuk memperkuat persatuan dan solidaritas demi kemajuan daerah.
“Melalui momentum Sumpah Pemuda ini, mari kita perkuat persatuan dan solidaritas. Kita harus kompak dan bersama‑sama berjuang agar Natuna semakin maju. Jangan sampai generasi muda kita hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri,” pesannya.
Dengan ditutupnya Turnamen Domino Gen Z ini, diharapkan semangat kebersamaan, sportivitas, dan kepedulian sosial di kalangan pemuda semakin tumbuh, sehingga mereka dapat berperan aktif membangun Natuna ke depannya.(*Jahari)













