Natuna, Anambasnews.com – Bupati Natuna Cen Sui Lan menyampaikan apresiasi kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV Wilayah Kepulauan Riau atas dukungan pemerintah pusat dalam pembangunan infrastruktur sumber daya air di Kabupaten Natuna.
Apresiasi itu disampaikan dalam acara Serah Terima Hibah Barang Milik Negara (BMN) berupa pembangunan jaringan irigasi air tanah, yang digelar di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Natuna, Jalan Batu Sisir, Kecamatan Bunguran Timur, Senin (26/10/2026).
Acara dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna Boy Wijanarko Varianto, Kepala BWS Sumatera IV Wilayah Kepri Nedy Hidayat beserta rombongan, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Natuna.
Dalam sambutannya, Bupati Cen Sui Lan menyatakan dukungan pemerintah pusat melalui BWS Sumatera IV sangat penting untuk memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur pengelolaan sumber daya air dan perlindungan kawasan pesisir di Natuna. Ia juga berterima kasih atas program‑program yang telah dialokasikan, termasuk penyelesaian pembangunan Embung Sebayar. “Ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan saya ke kantor BWS. Saya mengucapkan terima kasih atas program dan dukungan yang telah diberikan kepada Kabupaten Natuna,” ujar Cen Sui Lan.
Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Natuna dan pemerintah pusat perlu terus diperkuat agar usulan pembangunan daerah mendapat perhatian dan dukungan sesuai kewenangan masing‑masing. Ia berharap BWS Sumatera IV terus mendukung program‑program yang diajukan pemkab untuk kepentingan masyarakat. “Kami berharap kepala balai mendukung program‑program yang kami ajukan ke depannya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BWS Sumatera IV Wilayah Kepri Nedy Hidayat menjelaskan sejumlah program infrastruktur sumber daya air untuk Natuna yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026. Total alokasi anggaran mencapai Rp106.463.620.000 atau sekitar Rp106,46 miliar.
Anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan pengaman pantai, peningkatan embung dan jaringan irigasi, Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3‑TGAI), serta operasi dan pemeliharaan prasarana sumber daya air. Salah satu proyek terbesar adalah Pembangunan Pengaman Pantai Pulau Kepala Tahap II dengan anggaran sekitar Rp80,24 miliar.
Nedy menyampaikan progres fisik proyek pengaman pantai saat ini telah mencapai 60 persen dan ditargetkan selesai pada Desember 2026. “Progres sudah mencapai 60 persen. Ini terus berjalan, insyaallah pada Desember bisa tuntas untuk kegiatan tahun ini,” ungkapnya.
Ia menegaskan pentingnya pembangunan pengaman pantai untuk melindungi wilayah perbatasan dan pulau‑pulau terluar Indonesia dari abrasi. “Pulau‑pulau terluar kita jangan sampai terkena abrasi. Karena kita daerah perbatasan, kita tidak mau batas negara kita makin berkurang,” katanya.
Nedy juga menjelaskan bahwa pembangunan Pengaman Pantai Pulau Kepala direncanakan dilanjutkan ke tahap ketiga dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp121 miliar, yang masih dalam tahap usulan. Pihak BWS Sumatera IV menyatakan kesiapan terus mendukung pembangunan infrastruktur sumber daya air di Natuna.
“Kami siap mendukung,” tegas Nedy Hidayat.
Melalui serah terima hibah BMN ini, aset jaringan irigasi air tanah diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Natuna berharap koordinasi dan kerja sama dengan BWS Sumatera IV semakin ditingkatkan, agar pembangunan irigasi, embung, perlindungan pesisir, dan prasarana sumber daya air lainnya dapat berjalan berkelanjutan guna memperkuat ketahanan infrastruktur wilayah kepulauan dan perbatasan Indonesia.(*Jahari)













