Anambasnews.com – Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, secara resmi menyambut kedatangan Kapolres Kepulauan Anambas yang baru, AKBP Misbachul Munir, S.I.K., M.H., beserta istri Ketua Bhayangkari Cabang Anambas, Ny. Dama Munir, di Pelabuhan Sri Siantan, Tarempa, Minggu (20/9/2026).
Penyambutan berlangsung khidmat dan penuh keakraban, dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Anambas, Sekretaris Daerah, Dandim 0318 Natuna, Danlanal Tarempa, Kajari Anambas, Danlanudal Matak, para staf ahli, asisten, serta kepala perangkat daerah se-Kabupaten Kepulauan Anambas.
Kedatangan Kapolres beserta keluarga disambut melalui prosesi adat Tepung Tawar yang dipimpin Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Kepulauan Anambas — sebagai bentuk penghormatan sekaligus doa agar dapat menjalankan amanah dengan baik. AKBP Misbachul Munir dan Ny. Dama Munir juga dikenakan kain Cual khas Anambas, yang melambangkan penerimaan, penghormatan, serta ikatan persaudaraan yang kokoh.
Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian menyampaikan bahwa penyambutan dengan tradisi daerah ini adalah wujud doa dan harapan agar Kapolres yang baru dapat memimpin dengan baik serta mendapat dukungan segenap elemen masyarakat.
“Sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, lembaga adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga menjadi kunci menjaga keamanan serta menciptakan suasana yang kondusif di Anambas,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres AKBP Misbachul Munir mengaku merasa terhormat dan bersyukur atas sambutan yang begitu hangat.
“Saya sangat bersyukur dan merasa terhormat disambut dengan tradisi Tepung Tawar ini. Bagi saya, ini adalah doa sekaligus amanah dari masyarakat. Insyaallah akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Ia juga memohon doa dan dukungan seluruh warga Anambas. “Kami datang bukan hanya bertugas, tetapi ingin menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Anambas. Mari kita jaga bersama keamanan, kedamaian, dan persaudaraan di tanah ini,” ajaknya.
Prosesi adat ini mempererat hubungan dan sinergi antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, lembaga adat, tokoh agama, serta masyarakat. Nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang tercermin menjadi pengingat bahwa setiap amanah di Anambas senantiasa diiringi doa, penghormatan, dan semangat kebersamaan. Diharapkan, kerja sama ini semakin kokoh demi mewujudkan keamanan, ketertiban, serta keharmonisan di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.(*Julianto)













