KepriNatuna

Wagub Kepri Nyanyang Siapkan Langkah Buka Kembali Ekspor Perikanan Natuna

8
×

Wagub Kepri Nyanyang Siapkan Langkah Buka Kembali Ekspor Perikanan Natuna

Sebarkan artikel ini
Wagub Kepri Nyanyang Siapkan Langkah Buka Kembali Ekspor Perikanan Natuna (Foto: Ist)

Natuna, Anambasnews.com — Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura mendorong sektor perikanan Kabupaten Natuna semakin kuat dan mampu kembali menembus pasar ekspor, termasuk Hong Kong.

Hal tersebut disampaikan Nyanyang dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Natuna, Selasa (1/9/2026). Sebelumnya, pada Selasa (1/9/2026), Nyanyang turun langsung ke Sedanau untuk melihat aktivitas perikanan sekaligus kondisi produksi dan distribusi hasil tangkapan nelayan.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik dan Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau dari Dapil Natuna–Anambas, H. Mustamin Bakri, S.Sos., M.Si, Ketua BKOW Kepri yang juga istri WagubNenny Dwiyana Nyanyang, Kadis DKP Kepri.

Nyanyang yang juga menjabat sebagai Ketua DPD HKTI Provinsi Kepulauan Riau menilai Natuna memiliki potensi perikanan yang sangat besar. Namun, potensi tersebut harus diikuti dengan pengelolaan produksi yang lebih terorganisir, penguatan kelompok nelayan serta sistem distribusi dan akses pasar yang jelas.

“Kita ingin produksi nelayan ini terorganisir dalam kelompok. Dengan begitu, hasil tangkapan bisa dikelola dan dipasarkan dengan lebih baik,” ujar Nyanyang.

Menurutnya, hasil tangkapan nelayan Natuna memiliki peluang besar untuk dipasarkan tidak hanya di daerah sendiri, tetapi juga ke sejumlah daerah seperti Tanjungpinang, Batam dan Jakarta.

Lebih jauh, pemerintah juga tengah mendorong agar akses pasar internasional kembali terbuka. Salah satu pasar yang menjadi perhatian adalah Hong Kong.

Nyanyang mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepri akan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk Kementerian Luar Negeri, untuk mendorong percepatan pembukaan kembali akses ekspor hasil perikanan Natuna.

“Kita akan koordinasikan dengan Kementerian Luar Negeri untuk mempercepat pembukaan kembali akses ekspor, termasuk ke Hong Kong,” katanya.

Menurut Nyanyang, penguatan ekspor harus dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memastikan hasil tangkapan nelayan memiliki sistem distribusi yang baik hingga sampai ke pasar.

“Pendampingan ini bagaimana supaya nelayan mendapatkan hasil yang maksimal, baik dari sisi produktivitas maupun akses pasarnya,” ujar Nyanyang.

Ia juga mendorong nelayan membangun pola produksi secara berkelompok. Dengan demikian, hasil tangkapan dapat dikonsolidasikan sehingga lebih mudah mendapatkan pendampingan pemerintah serta memenuhi kebutuhan pasar dari sisi jumlah maupun kualitas.

Nyanyang berharap penguatan sektor perikanan tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat Natuna. Hasil laut Natuna tidak hanya memenuhi pasar lokal dan domestik, tetapi juga kembali memiliki posisi di pasar internasional.

Pemprov Kepri bersama Pemkab Natuna akan terus mengawal pengembangan sektor perikanan, mulai dari peningkatan produksi, penguatan kelompok nelayan, distribusi hingga pembukaan akses pasar.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi hasil laut Natuna sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir. (*Dani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *