Pendidikan dan KesehatanTanjungpinang

LBH Tuah Negeri Nusantara Gelar Pelatihan Mediasi di STISIPOL Raja Haji

4
×

LBH Tuah Negeri Nusantara Gelar Pelatihan Mediasi di STISIPOL Raja Haji

Sebarkan artikel ini
LBH Tuah Negeri Nusantara Kepulauan Riau melaksanakan Pelatihan Mediasi di STISIPOL Raja Haji, Sabtu, 16/5/2026. (Foto: Dani/Anambasnews.com)

Tanjungpinang, Anambasnews.com – Mempersiapkan sumber daya manusia unggul menyambut satu abad kemerdekaan Indonesia tahun 2045, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tuah Negeri Nusantara Kepulauan Riau menggelar kegiatan Pelatihan Mediasi dan Pemberdayaan Mahasiswa.

Kegiatan ini ditujukan khusus bagi mahasiswa Program Studi Sosiologi, Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Raja Haji, dan berlangsung di Aula Kampus STISIPOL Raja Haji, Sabtu, 16 Mei 2026.

Ketua LBH di Wakili Sekretaris LBH Tuah Negeri Nusantara Kepri, Urip, S.H, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya. Menurutnya, agenda strategis ini telah lama dirancang, namun baru dapat terlaksana hari ini setelah melewati berbagai tantangan dan kendala yang tidak terduga.

“Terima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa yang telah meluangkan waktu dan antusiasme tinggi. Kehadiran kalian menjadi semangat bagi kami untuk berbagi ilmu,” ucap Urip

Menurutnya, bahwa tujuan kegiatan ini bukanlah untuk menggurui, melainkan wadah berbagi pengalaman. Ia menekankan satu poin penting Mediasi bukan monopoli para ahli hukum. Justru bagi mahasiswa Sosiologi, yang laboratorium utamanya adalah masyarakat, keahlian ini menjadi peran strategis.

“Ilmu sosiologi mempelajari pola interaksi sosial. Mediasi adalah instrumen nyata untuk menerapkan teori yang dipelajari di kelas ke dalam penyelesaian masalah di lapangan. Mahasiswa harus mampu lebih dari sekadar pandai berteori, tetapi juga menguasai praktik pemecahan masalah. Inilah yang membedakan pola pikir kita dengan jenjang pendidikan sebelumnya,” tegas Urip.

Sementara itu, Ketua Program Studi Sosiologi STISIPOL Raja Haji, Endri Bagus Prastiyo, S.Sos., M.Si menyambut sangat positif kegiatan ini. Ia menilai materi yang disampaikan sangat relevan dan melengkapi mata kuliah Sosiologi Konflik yang telah dipelajari mahasiswa pada semester lalu.

“Mahasiswa sosiologi dibentuk menjadi negosiator dan penjembatan masalah sosial. Hari ini, wawasan tersebut diperkaya langsung oleh praktisi yang ahli di bidangnya. Kami berharap ilmu ini diserap maksimal, sehingga lulusan STISIPOL Raja Haji kelak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi terampil menjadi agen perdamaian dan solusi bagi masyarakat Tanjungpinang menuju Generasi Emas 2045,” ungkap Endri Bagus.

Adapun, sebagai Pemateri M. Budi Sutrisno, S.H., C.CDS., C.CLE. selaku praktisi hukum, memandu peserta memahami teknis penyelesaian sengketa mulai dari konflik perjanjian, hutang piutang, hingga perselisihan sosial lainnya melalui jalur damai.(*Dani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *