DPRD BengkalisSosial dan Ekonomi

Kurangi Ketergantungan DBH, Komisi II Minta OPD Kreatif Tingkatkan PAD

0
×

Kurangi Ketergantungan DBH, Komisi II Minta OPD Kreatif Tingkatkan PAD

Sebarkan artikel ini
Komisi II DPRD Bengkalis menggelar rapat evaluasi program dan kegiatan Tahun Anggaran 2026 bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas TPHP, Selasa, 5/5/2026. (Foto: DPRD)

Bengkalis, Anambasnews.com – Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis menggelar rapat evaluasi program dan kegiatan Tahun Anggaran 2026 bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) pada Selasa (5/5/2026).

Pertemuan ini bertujuan memastikan seluruh rencana kerja berjalan efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Ketua Komisi II DPRD Bengkalis, Syafroni Untung, memberikan apresiasi atas peningkatan signifikan pelayanan penyeberangan Ro-Ro yang dilakukan Dishub. Namun, pihaknya mendorong dinas terkait untuk lebih kreatif menggali sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), mengingat ketergantungan terhadap Dana Bagi Hasil (DBH) perlu dikurangi ke depannya. Optimalisasi retribusi parkir menjadi salah satu poin yang disorot.

Selain pendapatan, prioritas pemeliharaan infrastruktur juga menjadi bahasan utama. Komisi II menekankan pentingnya perawatan dermaga Ro-Ro dan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di titik-titik rawan se-Kabupaten Bengkalis. Penerapan sistem e-ticketing pun diharapkan berjalan lancar guna menertibkan pelayanan dan meningkatkan kepercayaan mitra usaha pelayaran.

Kepala Dinas Perhubungan, Ardiansyah, melaporkan saat ini beroperasi lima unit kapal Ro-Ro, dengan rencana penambahan satu unit lagi dalam waktu dekat. Pengembangan sistem tiket digital juga terus dijalankan demi kenyamanan pengguna jasa.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas TPHP, Ispandi, menyampaikan komitmen dinasnya tetap menjalankan program pertanian, peternakan, dan hortikultura secara maksimal meski di tengah keterbatasan anggaran. Pihaknya juga tengah berupaya menarik pendanaan dari pemerintah pusat.

“Pada tahun 2026, kami akan merealisasikan program pembangunan irigasi perpipaan bersumber dari APBN yang menjangkau seluruh wilayah Bengkalis,” ungkap Ispandi.

Rapat evaluasi ini menjadi landasan strategis bagi kedua OPD untuk menyempurnakan kinerja, meningkatkan pelayanan publik, serta mengoptimalkan potensi ekonomi daerah di sisa tahun anggaran berjalan.(*Suryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *