KepriSosial dan EkonomiTanjungpinang

Hubungan Harmonis Kepri dan Industri Migas, Perusahaan Komitmen Tambah Sumur Produksi

19
×

Hubungan Harmonis Kepri dan Industri Migas, Perusahaan Komitmen Tambah Sumur Produksi

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menerima cendera mata dari Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagut Yanin Kholison dalam pertemuan berlangsung di Gedung Dekranasda Kepri, Tanjungpinang, Rabu, 13/5/2026. (Diskominfo)

Tanjungpinang, Anambasnews.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan industri minyak dan gas bumi (migas) menjalin hubungan kerja sama yang sangat baik. Hal ini disampaikan Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagut, Yanin Kholison, dalam pertemuan silaturahmi dengan Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Gedung Dekranasda Kepri, Rabu (13/5/2026).

Agenda rutin ini dihadiri perwakilan Prima Energy Northwest Natuna, Star Energy (Kakap), Harbour Energy, Pertamina East Natuna, Medco E&P Natuna, hingga West Natuna Exploration Ltd. Pertemuan tersebut menjadi wadah pemaparan perkembangan industri serta harapan dukungan percepatan perpanjangan kontrak kerja sama di tingkat pusat.

“Durasi kunjungan kerja yang cukup panjang ini menjadi bukti nyata hubungan baik yang terjalin antara pemerintah daerah dan industri migas selama ini,” ujar Yanin.

Dalam kesempatan itu, sejumlah perusahaan menegaskan komitmennya menjaga dan meningkatkan produksi migas di wilayah perairan Natuna. Perwakilan Medco E&P Natuna, Kemal Abduh Rahman Massi menyampaikan akan mengebor sumur eksploitasi baru tahun ini guna mempertahankan kapasitas produksi, sambil menunggu persetujuan perpanjangan kontrak.

Sementara itu, Medianestrian dari Harbour Energy yang telah beroperasi sejak tahun 1980-an menargetkan pembukaan tiga sumur eksplorasi baru pada 2026. Perusahaan berharap dukungan agar cadangan migas baru dapat ditemukan sebelum masa kontrak habis pada 2029.

Senada dengan hal tersebut, Vera Novita Rahma dari Star Energy (Kakap) Ltd menargetkan produksi mencapai 1.000 barel per hari di tengah tantangan teknis lapangan. Selain produksi, perusahaan juga konsisten menjalankan program pembinaan masyarakat dan pengobatan massal rutin bagi warga Kabupaten Kepulauan Anambas.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menyambut baik komitmen tersebut dan berjanji akan terus menjembatani kepentingan daerah dan perusahaan guna memastikan kontribusi maksimal sektor migas bagi pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kepri.**

Editor : Ind

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *