Anambasnews.com – Potensi penyebaran penyakit menular hewan ternak, khususnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), mulai diwaspadai di Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas. Para peternak diimbau meningkatkan kewaspadaan dan pemeliharaan kesehatan ternak guna mencegah kerugian ekonomi serta bahaya penularan ke manusia.
Imbauan ini disampaikan dalam kegiatan penyuluhan yang digelar di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Palmatak, Sabtu, 9/5/2026, yang dihadiri peternak dari berbagai desa.
Kepala Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan (DPPP) Kepulauan Anambas, Arcan Iskandar menegaskan, kesehatan hewan bukan hanya soal keuntungan, namun juga keamanan.
“Jika ternak sakit, timbul kerugian materi sekaligus potensi bahaya bagi kesehatan manusia. Penyakit menyebar cepat jika terlambat ditangani,” ujar Arcan.
Dalam penyuluhan tersebut, peternak diajarkan mengenali gejala awal penyakit, seperti demam, luka di mulut, sulit makan, hingga kondisi tubuh yang melemah. Petugas juga menekankan langkah pencegahan utama melalui vaksinasi rutin, pemberian vitamin dan obat cacing, serta menjaga kebersihan kandang.
Arcan meminta peternak untuk tidak menunggu kondisi parah, melainkan segera melapor ke Puskeswan saat menemukan tanda-tanda penyakit pada hewan ternak.
“Laporan cepat berarti penanganan dini, sehingga penyebaran penyakit bisa kita hentikan sejak awal. Kami berharap kesadaran peternak makin meningkat agar hasil peternakan tetap aman dan produktif,” harapnya.(*Julianto)













