BatamKepri

Hadapi Arus Informasi, Diskominfo Kepri: Media Adalah Garda Terdepan Tangkal Hoaks

5
×

Hadapi Arus Informasi, Diskominfo Kepri: Media Adalah Garda Terdepan Tangkal Hoaks

Sebarkan artikel ini
Kadis Kominfo Kepri Hendri Kurniadi (tiga dari kanan) berfoto bersama Pengurus Wilayah AMSI Kepri periode 2025-2030. (DISKOMINFO KEPRI)

Batam, Anambasnews.com – Di tengah derasnya arus informasi di dunia digital, peran media massa dinilai sangat krusial sebagai garda terdepan dalam meluruskan berita dan menjaga kebenaran. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kepulauan Riau, Hendri Kurniadi, menegaskan hal tersebut saat menghadiri Pelantikan Pengurus Wilayah Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Provinsi Kepri periode 2025-2028 di Asialink Hotel, Sabtu (25/4/2026).

Dalam sambutannya yang mewakili Gubernur Ansar Ahmad, Hendri menyoroti fenomena bahwa tidak semua informasi yang viral di media sosial adalah fakta yang bisa dipertanggungjawabkan.

“Yang viral belum tentu benar. Di sinilah peran strategis media untuk meluruskan informasi yang keliru dan memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujar Hendri.

Hendri mengakui, tantangan terbesar saat ini adalah kecepatan penyebaran informasi, terutama di grup-grup percakapan seperti WhatsApp. Seringkali, masyarakat lebih cepat percaya pada berita salah sebelum adanya klarifikasi resmi.

“Ketika hoaks sudah terlanjur menyebar luas, masyarakat seringkali lebih memercayainya meskipun sudah ada pembantahan dari media kredibel. Ini menjadi pekerjaan rumah besar kita bersama,” jelasnya.

Oleh karena itu, keberadaan media yang profesional dan bertanggung jawab mutlak diperlukan agar ruang informasi tidak dikuasai oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Hendri juga menyoroti hubungan antara pemerintah dan media. Ia menekankan bahwa kolaborasi sangat diperlukan untuk keberlangsungan industri pers, namun independensi dan sikap kritis media harus tetap terjaga.

“Media harus tetap kritis. Pemerintah juga butuh koreksi sebagai bagian dari proses demokrasi. Hubungan ini harus berjalan seimbang,” tegasnya.

Ia pun mengingatkan insan pers agar tidak hanya mengejar jumlah pembaca atau traffic, tetapi lebih memperhatikan dampak positif dari setiap berita yang disajikan.

“Yang terpenting bukan sekadar banyak yang melihat, tetapi bagaimana informasi itu memberikan manfaat dan pengaruh baik bagi publik,” tambahnya.

Lebih jauh, Hendri menyebut Kepulauan Riau memiliki posisi strategis sebagai wajah Indonesia, khususnya bagi wisatawan mancanegara yang masuk melalui Batam.

“Ketika orang luar datang ke sini, mereka melihat ini sebagai gambaran Indonesia. Maka citra yang ditampilkan harus positif dan mencerminkan kondisi yang sebenarnya,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Hendri berharap AMSI Kepri dapat menjadi mitra strategis pemerintah, tidak hanya dalam menyebarkan informasi akurat, tetapi juga mempromosikan keunggulan dan potensi daerah ke tingkat nasional maupun internasional.**

Editor : Ind

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *