AdvetorialAnambas

Legislator Ayub: Penyerahan Pelabuhan Antang Kunci Naikkan PAD dan Serap Tenaga Kerja

8
×

Legislator Ayub: Penyerahan Pelabuhan Antang Kunci Naikkan PAD dan Serap Tenaga Kerja

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Anambas, Ayub, (Foto: Julianto/Anambasnews.com) ‎

Anambasnews.com – Penyerahan aset dan pengelolaan Pelabuhan Antang merupakan harapan lama yang telah dinantikan selama bertahun-tahun. Langkah ini dinilai sangat strategis untuk meningkatkan Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (KPA) di Kabupaten Kepulauan Anambas, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Anambas, Ayub, terkait rencana pengelolaan aset yang diharapkan dapat segera terealisasi.

“Penyerahan pengelolaan aset Pelabuhan Antang ini sudah lama menjadi keinginan kita. Ini salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kinerja di bidang perikanan. Kami dari DPRD sudah berharap ini sejak beberapa tahun lalu,” ujar Ayub.

Menurutnya, dengan adanya pengelolaan yang jelas dan tertib, rencana pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dapat segera diwujudkan. Kehadiran TPI tidak hanya berfungsi sebagai wadah transaksi, tetapi juga diproyeksikan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menyerap tenaga kerja bagi masyarakat lokal.

Ayub menjelaskan, ketika TPI dibangun dan beroperasi, seluruh aktivitas jual beli ikan akan diatur melalui sistem satu pintu. Artinya, seluruh pedagang dan pemilik kapal wajib melewati proses pelelangan yang resmi dan terstandarisasi.

“Ketika TPI dibangun, otomatis pedagang atau pemilik ikan harus melewati pelelangan satu pintu. Ini akan membuat pengelolaan menjadi lebih tertib, tercatat, dan jelas,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, pembangunan TPI tidak hanya difokuskan di ibu kota kabupaten, tetapi juga akan menyebar ke tiga pulau besar lainnya.

Namun untuk tahap awal, pengelolaan akan difokuskan terlebih dahulu di lokasi yang sudah ada dan siap dimanfaatkan secara maksimal.

“Kita wacanakan pembangunan TPI tidak hanya di pusat, tapi juga di tiga pulau besar. Namun untuk awalnya, kita manfaatkan dulu yang sudah ada agar segera berjalan,” tambahnya.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *