BatamKepri

Apel Operasi Ketupat Seligi 2026 Digelar di Batam, Ansar–Nyanyang Pastikan Kesiapan Pengamanan Lebaran

13
×

Apel Operasi Ketupat Seligi 2026 Digelar di Batam, Ansar–Nyanyang Pastikan Kesiapan Pengamanan Lebaran

Sebarkan artikel ini
Gubernur Ansar Ahmad dan Wagub Nyanyang bersama Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin mengecek kesiapan pasukan dalam Apel Gelar Pasukan Ketupar Seligi 2026 digelar di Mapolda Kepri, Kamis (12/3/2026). (Ade/BIRO ADPIM KEPRI)

Batam, Anambasnews.com – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad bersama Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Seligi 2026” dalam rangka pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Polda Kepulauan Riau, Batam, Kamis (12/3/2026).

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri, Asep Safrudin, yang membacakan amanat Kapolri. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengecekan kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam mendukung pengamanan mudik serta perayaan Lebaran tahun 2026.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Ansar Ahmad juga melakukan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel sebagai simbol dimulainya Operasi Ketupat Seligi 2026 di wilayah Kepulauan Riau.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Kapolda, disampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk komitmen dan sinergi lintas sektor guna memastikan pelaksanaan pengamanan Lebaran berjalan optimal. Kesiapan seluruh unsur, baik Polri, TNI maupun instansi terkait, menjadi kunci utama dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Amanat tersebut juga menyinggung situasi global yang saat ini mengalami eskalasi, termasuk konflik antara Israel dan Palestina, serta ketegangan antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran. Konflik tersebut telah menimbulkan korban jiwa serta serangan terhadap sejumlah infrastruktur strategis di kawasan Timur Tengah.

Situasi tersebut dinilai berpotensi memicu gejolak harga minyak dunia yang dapat berdampak pada stabilitas ekonomi global. Jika kondisi terus berlanjut, dikhawatirkan dapat mempengaruhi nilai tukar rupiah dan memicu kenaikan harga sejumlah komoditas.

Menanggapi dinamika tersebut, pemerintah Indonesia terus melakukan berbagai langkah diplomasi dengan mengedepankan politik luar negeri bebas aktif serta prinsip non-blok. Indonesia juga aktif mendorong upaya perdamaian, termasuk melalui pendekatan two state solution dalam konflik Palestina–Israel.

Di dalam negeri, pemerintah juga terus menjaga stabilitas ekonomi melalui penguatan diplomasi perdagangan serta kebijakan subsidi energi. Berdasarkan data dari Pertamina, stok BBM dan LPG nasional saat ini dinyatakan dalam kondisi aman. Masyarakat pun diimbau untuk membeli bahan bakar sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying.

Sementara itu, menjelang Hari Raya Idul Fitri, pemerintah memprediksi mobilitas masyarakat akan tetap tinggi. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang, sedikit menurun dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang.

Untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas tersebut, Polri bersama TNI dan para pemangku kepentingan menggelar Operasi Ketupat 2026 secara terpusat di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam operasi ini, Polri menyiapkan 2.746 pos pelayanan yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan (Pos Pam), 779 Pos Pelayanan (Pos Yan), serta 343 Pos Terpadu yang akan menjadi pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Seluruh pelaksanaan operasi juga didukung dengan strategi komunikasi publik agar masyarakat dapat memperoleh informasi terkait keamanan, layanan kepolisian, hingga rekayasa lalu lintas selama arus mudik dan arus balik.

Melalui Operasi Ketupat 2026, diharapkan sinergi seluruh pihak dapat terus diperkuat sehingga pelaksanaan mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

“Keberhasilan Operasi Ketupat merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu mari terus kita tingkatkan soliditas dan sinergitas dalam setiap pelaksanaan tugas demi terwujudnya mudik aman dan keluarga bahagia,” demikian amanat Kapolri yang dibacakan Kapolda Kepri.**

Editor: Dani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *