Lingga, Anambasnews.com – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Ansar Ahmad bersama Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura melaksanakan shalat Isya dan Tarawih berjamaah bersama masyarakat di Masjid Al Akhyar, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Senin (23/2/2026) malam.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sebagai ajang silaturahmi langsung dengan masyarakat setelah sebelumnya menggelar buka bersama dan shalat magrib di Masjid Babul Ikhlas.
Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menyampaikan rasa syukur karena dapat bertemu dan berdialog langsung dengan warga Lingga di bulan suci Ramadhan.
Ansar menegaskan, berbagai program strategis pemerintah pusat dan daerah di Kepulauan Riau dipastikan terus berlanjut. Ia mendorong seluruh kepala daerah untuk terus berinovasi dan bekerja secara maksimal serta sungguh-sungguh, meskipun di tengah keterbatasan kondisi keuangan daerah.
“Dengan kerja keras dan kebersamaan, program-program prioritas tetap bisa kita lanjutkan demi kesejahteraan masyarakat,” tegas Ansar.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga memaparkan sejumlah program unggulan, di antaranya pemberian beasiswa pendidikan, di mana setiap kabupaten dan kota mendapat kuota dua orang untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Kepri juga menyekolahkan sebanyak 58 dokter spesialis dan subspesialis guna memperkuat layanan kesehatan.
Di sektor kesehatan, Ansar menyebutkan pembangunan ruang rawat inap RSUP Kepri dengan anggaran mencapai Rp100 miliar.
Pemerintah juga menyiapkan rumah singgah bagi masyarakat Kepri di Jakarta dan Batam untuk membantu warga yang membutuhkan akses layanan kesehatan maupun keperluan lainnya.
Sementara di bidang pendidikan dan sosial, Pemprov Kepri memberikan bantuan SPP gratis serta bantuan biaya transportasi sekolah, khususnya bagi pelajar yang tinggal di wilayah pulau-pulau.
Safari Ramadhan ini, lanjut Ansar, menjadi momentum untuk membangun semangat optimisme masyarakat di tengah kompleksnya permasalahan yang dihadapi.
Ia mengajak masyarakat memaknai Ramadhan dengan penuh kesungguhan, memperbanyak rasa syukur, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Ramadhan bukan tentang berlomba dalam hal duniawi, tetapi bagaimana kita kembali ke fitrah, menjadikannya motivasi untuk memperkuat iman dan takwa,” tutupnya.(*Dani)













