Batam, Anambasnews.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima penghargaan sebagai Pioneer in Free Trade Zone Management for Regional Investment Gateway dalam ajang BIG 40 Awards 2025 yang dihelat oleh Bisnis Indonesia di Raffles Hotel, Jakarta, di mulai, Sabtu 8/11/2025 sampai dengan Selasa 8 Desember 2025.
Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, atas peran strategis lembaga sebagai pionir dalam pengelolaan Kawasan Bebas Batam yang mendukung investasi regional dan pertumbuhan ekonomi.
Amsakar mengungkapkan rasa syukur dan bangga, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan penghormatan dan pengakuan atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan Batam. “Terima kasih kepada Bisnis Indonesia yang telah mengapresiasi tugas-tugas kami. Penghargaan ini saya dedikasikan untuk Ibu Wakil, rekan-rekan Deputi, staf, Forkopimda, serta seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Batam,” ujarnya.
Ia menambahkan, penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam membangun Batam yang lebih maju dan modern. “Saya percaya sinergitas dengan seluruh pemangku kepentingan menjadikan Batam sebagai kota tujuan investasi yang menarik di Indonesia,” katanya.
Dengan konsistensi pembangunan dan tata kelola yang matang, Batam berpeluang memperkuat perannya sebagai gerbang ekonomi global dan titik tumpu strategi nasional dalam memperluas jaringan investasi internasional. “Semoga apa yang kita raih hari ini dapat memicu semangat untuk lebih optimal,” pungkasnya.
Turut hadir mendampingi adalah Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan, Alexander Zulkarnain; Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Fary Francis; Direktur Pengembangan KPBPBB dan KEK, Irfan Syakir Widyasa; serta Kepala Biro Umum, M. Taofan.
Sebagaimana diketahui, BIG 40 Awards 2025 merupakan puncak perayaan 40 tahun perjalanan Bisnis Indonesia. Ajang ini memberikan penghargaan kepada 40 tokoh, institusi, dan inovator yang berkontribusi luar biasa bagi pertumbuhan ekonomi, penguatan industri, dan kemajuan sosial Indonesia. Di antaranya adalah Soemitro Djojohadikoesoemo (Menteri Keuangan periode 1952-1953 dan 1955-1956), Jusuf Kalla (Wakil Presiden periode 2004-2009 dan 2014-2019), Susi Pudjiastuti (Pendirani PT ASI Pudjiastuti Aviation), PT Pertamina, dan perbankan BUMN.**
Editor : Ind













