Bintan, Anambasnews.com – Pemerintah Kabupaten Bintan kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya lokal dan memberdayakan generasi muda melalui perhelatan Kenduri Budaya yang diselenggarakan bersamaan dengan program Bintan Young Leaders Mengabdi. Acara ini berlangsung meriah di Lapangan Bola Paitam Syarif, Desa Mantang Lama, Kecamatan Mantang, pada Minggu, 30 November 2025.
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, hadir langsung dalam acara tersebut, didampingi jajaran OPD, tokoh masyarakat, pemuda, serta para peserta Bintan Young Leaders Mengabdi dari berbagai desa di Kabupaten Bintan.
Kenduri Budaya tahun ini mengusung konsep yang lebih luas, tidak hanya berfokus pada pelestarian tradisi, tetapi juga memberikan wadah bagi generasi muda untuk berkreasi dan berkontribusi melalui berbagai kegiatan sosial, pengabdian masyarakat, dan kolaborasi budaya yang menampilkan kreativitas pemuda Mantang dan sekitarnya.
Dalam sambutannya, Bupati Roby Kurniawan menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dan panitia yang terus menjaga keberlangsungan budaya Bintan. Ia menekankan bahwa Kenduri Budaya bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat identitas diri, merawat warisan leluhur, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah Bintan.
“Budaya memiliki peran besar sebagai energi kreativitas, penguat persatuan, serta landasan dalam memajukan daerah,” ujar Bupati Roby.
Dengan mengusung tema ‘Teguh Teraju, Bintan Dituju’, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya melestarikan nilai-nilai budaya, tetapi juga bersama-sama mengarahkan pembangunan dengan komitmen, kebersamaan, dan kerja keras.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Bintan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk pertumbuhan ekonomi tahun 2024 yang mencapai 8,89%, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 77,96 poin, serta penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka menjadi 4,53%. Bintan juga menjadi daerah pertama di Provinsi Kepulauan Riau yang berhasil mencapai 0% kemiskinan ekstrem sejak tahun 2023.
Bupati menegaskan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari peran desa sebagai pusat budaya, penggerak ekonomi lokal, dan benteng sosial yang memberikan ruang besar bagi generasi muda untuk tumbuh dan berkarya.
Melalui penyelenggaraan Kenduri Budaya yang disinergikan dengan Bintan Young Leaders Mengabdi, Pemerintah Kabupaten Bintan berharap generasi muda dapat semakin mengapresiasi dan melestarikan budaya lokal, membangun jiwa kepemimpinan, serta mengambil peran aktif dalam pembangunan desa, sehingga mampu menjadi penggerak perubahan berbasis kearifan lokal.(*Tio)













