AdvetorialKepriTanjungpinang

Literasi Melayu Tetap Hidup: Gubernur Ansar Dorong Budaya Baca Tulis Jadi Denyut Nadi Masyarakat Kepri

6
×

Literasi Melayu Tetap Hidup: Gubernur Ansar Dorong Budaya Baca Tulis Jadi Denyut Nadi Masyarakat Kepri

Sebarkan artikel ini
Gubernur Ansar Ahamad bersama sejumlah tokoh menerima penghargaan dari Rida K Liamsi. Penghargaan diserahkan dalam ajang RDK Award 2025 dilaksanakan di halaman Gedung LAM, Tepi Laut, Tanjungpinang.F-Diskominfo Kepri

ANAMBASNEWS.COM, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menerima penghargaan kehormatan Sahabat Rida K Liamsi (RDK) dalam Malam Puncak RDK Award 2025. Acara yang berlangsung meriah di halaman Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri, Tanjungpinang, Jumat (10/10/2024) malam, menjadi simbol kebangkitan semangat literasi di Bumi Segantang Lada.

Penghargaan serupa turut diberikan kepada sejumlah tokoh penting lainnya, termasuk Bupati Bintan, Bupati Lingga, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Suryatati A. Manan, Kepala BP Tanjungpinang Coky Indra Wijaya, dan Prof. Abdul Malik.

Gubernur Ansar menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan RDK Award, yang dinilainya sukses membangkitkan kembali semangat menulis di Kepri.

“Tanjungpinang pernah dikenal sebagai Kota Penulis, dan semangat itu harus kita hidupkan kembali. Pemerintah Provinsi Kepri akan terus konsisten mendukung kegiatan literasi agar generasi muda kita memiliki daya pikir kritis, imajinatif, dan produktif,” ujar Ansar.

Ansar menegaskan bahwa literasi adalah fondasi membangun peradaban dan karakter. Ia mengajak semua pihak menjadikan membaca dan menulis sebagai gaya hidup, agar budaya literasi menjadi denyut nadi kehidupan masyarakat Kepri.

Tugu Bahasa: Simbol Warisan Intelektual

Gubernur Ansar Ahmad menyampaikan kata sambutan.F-Diskominfo Kepri

Sebagai bentuk komitmen nyata Pemprov Kepri, Gubernur Ansar mengumumkan rencana pembangunan Tugu Bahasa di Pulau Penyengat. Monumen ini diproyeksikan menjadi simbol kebangkitan literasi dan ruang apresiasi bagi para penulis.

“Kita akan wujudkan monumen Tugu Bahasa di Pulau Penyengat sebagai tempat menghimpun karya para penulis hebat dari masa lalu maupun generasi baru Kepri. Karya-karya mereka direncanakan akan ditempatkan di sana sebagai warisan budaya intelektual daerah,” ungkapnya.

RDK Award Lahirkan Penulis Baru

Dato’ Rida Kaliamsi, tokoh pers nasional sekaligus inisiator ajang ini, menyampaikan rasa haru atas antusiasme masyarakat terhadap dunia menulis. RDK Award tahun ini mencatat 334 karya yang terkumpul, bahkan dari provinsi luar Kepri.

“Saya merasa haru melihat semangat literasi anak-anak Kepri hari ini. Dari 334 karya yang terkumpul, terlihat betapa luas imajinasi dan kepedulian mereka terhadap daerahnya,” kata Rida.

Rida menekankan bahwa menulis adalah tentang menyampaikan pikiran dan menjaga warisan budaya. Ia berharap Tanjungpinang kembali mengambil peran sebagai pusat lahirnya penulis, sastrawan, dan jurnalis hebat.

Sebanyak 21 karya terbaik terpilih sebagai pemenang dari berbagai kategori, yang diikuti oleh peserta dari jenjang SD hingga masyarakat umum.

Daftar Pemenang Utama RDK Award 2025 (Perwakilan Kategori):

 

Kategori Juara Utama Asal Instansi/Daerah
SD Fathan SDIT Fajar Ilahi Batu Aji
SD Fern Nathanaela Christa Tio SD 001 Tarempa
SMP Charissa Sophia SMPN 1 Tanjungpinang
SMA Athaya Yumna Lestar SMAN 3 Batam
Guru Angga Adharullah SMPN 9 Tanjungpinang
Jurnalis/Umum Muhammad Padli Natunaloka (Lewat karya ‘Cahaya Inklusi dari Perbatasan’)

(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!