Batam

Pemko Batam Dorong Kolaborasi ISP untuk Wujudkan Kota Cerdas

20
×

Pemko Batam Dorong Kolaborasi ISP untuk Wujudkan Kota Cerdas

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, (Foto: Diskominfo)

ANAMBASNEWS.COM, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan visi sebagai kota cerdas (smart city) melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk penyedia layanan internet (ISP).

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, menyampaikan hal ini dalam acara “Smart Connectivity, Smart Future, AI dan ISP jadikan peluang bisnis dan publik” yang diselenggarakan oleh PermanaNet, salah satu ISP di Batam.

Dalam sambutannya, Rudi Panjaitan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan ISP dalam mempercepat transformasi digital di Batam. Ia menjelaskan bahwa Batam memiliki posisi strategis dengan infrastruktur digital yang mumpuni, termasuk 759 menara telekomunikasi, 112 BTS 5G aktif, dan jaringan fiber optik yang menjangkau hampir seluruh wilayah.

“Konektivitas digital yang kuat adalah fondasi bagi percepatan layanan publik dan pengembangan ekonomi berbasis data. Kolaborasi dengan para ISP menjadi kunci untuk memastikan jaringan internet di Batam tidak hanya cepat, tapi juga merata hingga ke pulau-pulau,” ujar Rudi.

Rudi juga menyoroti berbagai layanan publik berbasis teknologi yang telah diterapkan oleh Pemko Batam, seperti aplikasi Easy untuk perizinan daring, LAKSE untuk administrasi kependudukan elektronik, dan portal e-Government yang terintegrasi dengan SPBE.

Selain itu, ia menekankan pentingnya penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam meningkatkan efisiensi dan inovasi pelayanan publik.

“Dengan dukungan infrastruktur digital yang kuat, SDM yang kompeten, serta kerja sama dari seluruh pelaku industri, Batam berpotensi menjadi kota model penerapan AI di tingkat daerah,” tambahnya.

Founder Botika AI, Eri Kuncoro, juga menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem digital yang adaptif di era AI.

Ia menjelaskan bahwa Botika AI menawarkan berbagai solusi berbasis AI yang dapat menyederhanakan dan mengotomatisasi layanan, serta menciptakan interaksi publik yang lebih efisien.

Turut dihadiri oleh berbagai tokoh dan pemangku kepentingan di bidang teknologi dan komunikasi, termasuk Kolonel CKE Anang Murtioso, Nur Cahyono Kushardianto, Mangara Peranginangin, Ekie Rahmad Wachidy, dan Enriqo Moreno Ginting.(*Ramdan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *