LinggaSosial dan Ekonomi

Dari Pulau ke Kota: Perjalanan Gamat Kering dari Tangan Nelayan Pulau Baru

17
×

Dari Pulau ke Kota: Perjalanan Gamat Kering dari Tangan Nelayan Pulau Baru

Sebarkan artikel ini
Proses kerja Nelayan Gamat Kering, (Foto: Suharman/Anambasnews.com)

ANAMBASNEWS.COM, Lingga – Nelayan Desa Pulau Bukit, Dusun II Pulau Baru, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, memiliki cara unik dalam mencari nafkah.

Setiap hari, para nelayan di Pulau Baru mencari gamat, sumber penghasilan yang tidak mudah didapatkan. Saparudin, seorang nelayan Pulau Baru, mengungkapkan bahwa mereka menggunakan metode khusus untuk menangkap gamat setiap malam. Mereka menggunakan sampan ketinting yang dilengkapi lampu strongkeng

Saparudin menjelaskan bahwa mencari gamat di malam hari bukanlah perkara mudah. “Kami hanya menggunakan peralatan dasar seperti tombak dan peciduk,” ujarnya pada Sabtu, 30 Agustus 2025.

Ia menambahkan bahwa mereka harus mencari lokasi yang tepat karena gamat berada di antara karang-karang laut di sekitar Pulau Baru, yang membuat pencarian semakin sulit, terutama dengan kondisi cuaca yang tidak menentu.

Dalam sehari, Saparudin mengaku bisa menghasilkan sekitar 3-5 kg gamat kering. Hasil tangkapan tersebut kemudian diantar ke penampung di Kampung Pulau Baru.

Sementara itu, seorang pembeli gamat di Pulau Baru menjelaskan bahwa gamat kering yang mereka kumpulkan akan dibawa ke Tanjungpinang atau Batam untuk dijual. “Kami mengumpulkannya terlebih dahulu di Pulau Baru ini sudah banyak baru di jual ke kota,” katanya.(*Suharman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *