ANAMBASNEWS.COM – Sebuah rumah milik pegawai Pengadilan Agama (PA) Tarempa, Taufik, yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, RT 10, RW 04, Desa Tarempa Selatan, dibobol maling pada Kamis, 19 Juni 2025. Kejadian ini menambah kekhawatiran masyarakat karena dalam kurun waktu kurang dari satu minggu, sudah terjadi dua aksi pencurian di wilayah tersebut.
Rumah yang kerap kosong karena Taufik lebih sering tinggal di Teluk Read itu menjadi sasaran empuk pelaku. “Saya biasa tinggal di Teluk Read. Sesekali ke rumah itu karena ada kebun,” ungkap Taufik saat ditemui pada Jumat, 20 Juni 2025.
Ia menceritakan, kejadian tersebut diketahui saat dirinya mendatangi rumah tersebut pada Kamis kemarin. Saat tiba di lokasi, Taufik terkejut melihat kondisi pintu rumah sudah terbuka dan isi di dalam rumah berserakan. “Maling masuk (mungkin) dari plafon, karena pintu dan jendela tidak ada yang rusak,” ujarnya.
Menanggapi kejadian ini, Kapolsek Siantan melalui Bhabinkamtibmas Tarempa Selatan, Briptu Gilbert Saragih menyampaikan bahwa pihaknya sudah menemui korban setelah menerima informasi dari masyarakat. Berdasarkan hasil pengecekan, ditemukan bahwa kondisi pondok memang sudah dalam keadaan acak-acakan dan beberapa barang seperti beragam jenis paku dinyatakan hilang.
“Karena tidak banyak barang hilang, korban tidak membuat laporan resmi ke Polsek Siantan,” jelas Gilbert.
Lebih lanjut, Gilbert mengungkapkan bahwa ini adalah kasus pencurian kedua dalam sepekan terakhir di Tarempa Selatan. Sebelumnya, pada Minggu, 15 Juni 2025, terjadi pencurian sepeda motor milik warga.
“Benar, sudah dua kali kasus pencurian dalam waktu dekat ini. Pertama motor warga dicuri, sekarang pondok disatroni maling,” tambahnya.
Sebagai langkah antisipasi, pihaknya akan segera mengadakan pertemuan dengan seluruh RT dan RW untuk mengaktifkan kembali Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di masing-masing wilayah. Ia berharap masyarakat dapat lebih peka terhadap situasi lingkungan sekitar.
“Kita harap ini yang terakhir. Kepada masyarakat agar peka terhadap lingkungan, dan bila melihat aktivitas mencurigakan segera laporkan ke polisi,” tutup Gilbert.
Pihak kepolisian juga mengimbau agar warga meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap rumah yang sering ditinggal kosong. Dengan kolaborasi antara masyarakat dan aparat, diharapkan keamanan lingkungan bisa terjaga lebih baik.(Ak)













