ANAMBASNEWS.COM, Bintan – Kunjungan Kerja (Kunker) Bupati Bintan Roby Kurniawan ke Kecamatan Tambelan membawa dampak positif bagi sektor pertanian dan peternakan di wilayah tersebut. Bersama rombongan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bintan turut memberikan berbagai layanan langsung kepada masyarakat, khususnya para petani dan peternak.
Bupati Roby menyampaikan bahwa kunjungan kali ini membawa misi luas untuk mempercepat pelayanan dan pembangunan di seluruh sektor, termasuk ketahanan pangan, pertanian, dan kesehatan hewan.
“Banyak misi yang kita bawa dan ingin kita realisasikan. Salah satunya, desk pelayanan dari berbagai OPD. Termasuk pendampingan insentif bagi peternak dan petani, menjaga kesehatan hewan ternak, penanganan penyakit, serta memberikan tambahan wawasan pertanian,” jelas Roby, Selasa, 11Juni 2025.
Plt. Kepala DKPP Bintan, Supriyono, mengatakan bahwa pelayanan kepada masyarakat Tambelan dimulai dengan penyerahan bantuan pupuk NPK sebanyak 1,1 ton untuk 11 Kelompok Tani (Poktan) serta bantuan bibit jagung pipil sebanyak 20 kg untuk dua Poktan yang akan ditanam di lahan seluas 1 hektare.
Selain bantuan tersebut, DKPP juga memberikan pelayanan kesehatan hewan secara gratis, serta penyuluhan mengenai ketahanan pangan dan praktik pertanian yang berkelanjutan.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP, drh. Iwan Berri Prima, menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan hewan menyasar ternak seperti sapi, kambing, dan unggas. Tindakan yang dilakukan meliputi pemberian vitamin, obat cacing, antiparasitik, serta pengobatan terhadap hewan yang sakit.
“Secara umum kondisi ternak di Tambelan cukup baik. Namun, masih banyak ternak yang tidak dikandangkan sehingga tim kami harus turun naik bukit untuk memberikan pelayanan,” ujar drh. Berri.
Tak hanya itu, edukasi juga diberikan kepada para petani dan peternak terkait budidaya pertanian dan peternakan. Masyarakat diimbau agar rutin berkonsultasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang bertugas di Tambelan.
Berdasarkan data Sistem Penyuluhan Pertanian (Simluh), terdapat 18 kelompok pertanian aktif di Tambelan, terdiri dari Kelompok Tani (Poktan), Kelompok Wanita Tani (KWT), dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Pemerintah berharap sinergi ini akan terus mendorong produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani serta peternak setempat.(Alek)













