AnambasSosial dan Ekonomi

Petugas PPPK Damkar Anambas Akhirnya Terima TPP Desember 2024, Mogok Kerja Berakhir

907
×

Petugas PPPK Damkar Anambas Akhirnya Terima TPP Desember 2024, Mogok Kerja Berakhir

Sebarkan artikel ini
Kepala DPKP Anambas, Wan Makhdar, Kamis, 24/4/2025. (Foto: Ak/Anambasnews.com)

ANAMBASNEWS.COM – Sebanyak 34 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bertugas di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Kepulauan Anambas akhirnya bisa bernapas lega. Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk bulan Desember 2024 yang sebelumnya tertunda, akhirnya disalurkan.

Penyaluran TPP ini menjadi angin segar bagi para petugas damkar setelah sebelumnya mereka melakukan aksi mogok kerja akibat keterlambatan pembayaran.

Aksi mogok berlangsung selama hampir satu minggu, tepatnya pada 21 hingga 26 April 2025, bahkan sempat membuat pos piket di sekitar Kantor Kejaksaan Negeri Anambas ditutup.

“Alhamdulillah sudah diberikan, jumlahnya sesuai dengan angka TPP,” ujar Kepala DPKP Anambas, Wan Makhdar, Selasa, 13 Mei 2025.

Wan Makhdar menjelaskan bahwa pencairan TPP tersebut bukan berasal dari anggaran pemerintah, melainkan dari dana pinjaman yang ia upayakan secara pribadi. Langkah ini diambil demi memenuhi hak para petugas dan menjaga semangat kerja mereka.

“Ini bukan dana dari pemerintah, tapi saya sendiri yang mencari pinjaman. Agar anak-anak saya (anggota damkar) bisa merasakan TPP bulan Desember 2024,” ungkapnya.

Ia mengakui keterlambatan ini disebabkan oleh kesalahan internal dalam penginputan sistem keuangan, yang merupakan tanggung jawab pimpinan DPKP.

“Saya sadar ini kesalahan dari kami. Sebagai kepala OPD, saya bertanggung jawab. Total jumlah yang disalurkan mencapai Rp 83 juta. Alhamdulillah, sekarang sudah tuntas dan semua sudah menerima,” jelasnya.

Setelah pembayaran TPP dilakukan, seluruh petugas damkar kembali menjalankan tugas seperti biasa. Wan Makhdar berharap kejadian serupa tidak terulang dan pihaknya dapat memperbaiki sistem administrasi keuangan ke depannya.

“Ya, benar kemarin sempat mogok kerja, tapi setelah dibayar TPP, mereka langsung bertugas kembali,” pungkasnya.(Ak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *