ANAMBASNEWS.COM – Untuk memastikan keselamatan penumpang selama arus mudik Lebaran, petugas gabungan melakukan pemeriksaan kelaiklautan terhadap kapal yang beroperasi di perairan Anambas, Kamis, 27 Maret 2025.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Anambas, Abdul Kadir, mengungkapkan bahwa pemeriksaan ini dilakukan terhadap dua kapal cepat, Seven Star Island dan VOC Batavia. Kedua kapal tersebut beroperasi dengan rute panjang selama 12 jam, melintasi Laut Lepas Cina Selatan atau perairan internasional, sehingga perlu dipastikan kelayakan serta keamanannya.
“Maka kita periksa kapalnya meliputi alat navigasi, komunikasi, life jacket, sekoci, dan obat-obatan P3K,” ujar Abdul Kadir.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kedua kapal telah memenuhi syarat untuk berlayar. Namun, pihak Dishub tetap memberikan arahan tambahan kepada nakhoda agar melakukan pergantian juru mudi setiap satu jam sekali dan memastikan ada pendamping di ruang kemudi. Hal ini dilakukan guna menjaga keselamatan penumpang, mengingat kapal cepat tersebut memiliki rute terjauh di Kepulauan Riau (Kepri).
Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup (Dishub LH) Anambas juga mengimbau agar operator kapal tidak membawa penumpang melebihi kapasitas yang telah ditetapkan demi keselamatan selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2025.
Selain itu, nahkoda diharapkan memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar dan tidak memaksakan diri jika cuaca buruk. “Keselamatan penumpang adalah prioritas utama. Jika kondisi cuaca tidak memungkinkan, lebih baik menunda pelayaran daripada mengambil risiko,” tegas Abdul Kadir.
Dengan adanya pemeriksaan ini, diharapkan perjalanan mudik melalui jalur laut di Anambas dapat berjalan dengan aman dan nyaman bagi seluruh penumpang.(Ak)













