Pendidikan dan KesehatanSosial dan Ekonomi

Kurangnya Jamban Sehat di Kabupaten Anambas Picu Ancaman Penyakit

49
×

Kurangnya Jamban Sehat di Kabupaten Anambas Picu Ancaman Penyakit

Sebarkan artikel ini
Salah satu jamban yang sudah siap di bangun pemerintah Anambas, Senin, 13/1/2025. (Foto: Anang/Anambasnews.com)

ANAMBANEWS.COM – Minimnya fasilitas jamban sehat di Kabupaten Kepulauan Anambas menjadi pemicu utama penyebaran penyakit seperti typhus, kolera, dan hepatitis. Penyakit ini disebabkan oleh limbah tinja manusia yang tidak terkelola dengan baik.

Menurut Sofiani Srilagogo, Staf Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Anambas, mayoritas jamban yang ada di Anambas belum memenuhi standar kesehatan.

Banyak warga di kawasan pesisir yang masih membuang kotoran langsung ke laut, sehingga menciptakan risiko besar bagi kesehatan masyarakat.

“Kondisi ini tidak hanya mencemari lingkungan, tapi juga memengaruhi kualitas air minum, meningkatkan masalah diare, dan menyebarkan berbagai penyakit lainnya,” ujar Sofiani, Minggu, 12 Januari 2025.

Dari 54 desa dan kelurahan di Anambas, hanya enam desa yang telah memenuhi kriteria Open Defecation Free (ODF), yakni Desa Tiangau, Telaga Kecil, Tarempa Selatan, Tarempa Barat Daya, Belibak, dan Bukit Padi.

Dinas Kesehatan Kabupaten Anambas telah melakukan berbagai upaya sosialisasi untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya jamban sehat.

Selain itu, kolaborasi dengan perusahaan migas dan Dinas PUPR dilakukan untuk membangun saluran sanitasi yang layak di permukiman warga.

“Kami berusaha menggandeng berbagai pihak untuk memperbaiki lingkungan dan memastikan setiap rumah memiliki jamban sehat, demi mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat,” tutup Sofiani.(Anang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *