ANAMBASNEWS.COM – Debat perdana pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Anambas akan segera digelar oleh KPU Anambas pada Kamis, 30 Oktober 2024.
Empat pasang calon telah menyatakan kesiapan mereka untuk menyampaikan gagasan dan visi-misi di hadapan masyarakat, dengan harapan dapat memberikan penilaian yang jelas bagi masyarakat terkait siapa yang layak menjadi pemimpin Kabupaten Anambas dalam lima tahun mendatang.
Calon Bupati nomor urut 1, Rusli Effendi, mengaku tidak melakukan persiapan khusus menjelang debat. Ia menyatakan bahwa selama ini telah berinteraksi langsung dengan masyarakat dan memahami permasalahan yang dihadapi.
“Saya sudah turun ke lapangan, artinya sudah tahu apa yang dialami masyarakat. Tidak ada persiapan khusus,” ujar Rusli Effendi.
Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan ini menambahkan bahwa debat ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk menilai para calon secara lebih objektif.
Di sisi lain, calon Bupati nomor urut 2, Aneng, menyatakan bahwa ia dan pasangannya, Raja Bayu, telah mempersiapkan diri dengan matang.
Aneng menyebutkan bahwa 18 sub tema yang akan dibahas dalam debat sudah dipahami dan bahkan telah ia upayakan solusinya di lapangan. “Kita sudah pahami 18 sub tema yang akan dibahas pada debat. Artinya, saya beserta pasangan saya Raja Bayu sudah siap adu gagasan,” tegas Aneng.
Calon nomor urut 3, Wan Zuhendra, juga optimis dalam menyongsong debat. Ia menekankan akan menyampaikan visi-misi yang berfokus pada pembangunan dan kebangkitan ekonomi Anambas.
“Saya tentunya menyiapkan, sesuai dengan apa yang saya tuangkan dalam visi-misi saya, bahwa Anambas harus bangkit. Perbaikan ekonomi harus segera dilakukan,” ungkap Wan. Bersama calon wakilnya, Amat Yani, ia merasa yakin dapat tampil maksimal dan menguasai panggung.
Calon Bupati nomor urut 4, Neko Wesha Pawelloy, juga memandang pentingnya debat ini sebagai sarana untuk menunjukkan pemahaman tentang kebutuhan masyarakat. Neko menyatakan bahwa tema-tema yang dibahas oleh KPU sangat relevan dengan kebutuhan warga Anambas.
“Dengan majunya kita ke politik terkait isu-isu yang marak tentang perpolitikan dan kebutuhan masyarakat itu, mau nggak mau kita harus paham karena itu kebutuhan dari masyarakat,” ujar Neko.
Debat pertama yang diselenggarakan oleh KPU Anambas ini akan dibagi menjadi 18 sub tema, di antaranya mengenai transportasi, pelayanan kesehatan, jaringan komunikasi, perikanan, pariwisata, optimalisasi sumber daya alam dan manusia, serta isu-isu kesenjangan sosial dan persamaan gender.
Acara ini akan disiarkan secara langsung di JTV (Jawa Pos Group), sehingga masyarakat dapat menyaksikan langsung dan menilai ide-ide serta visi para calon pemimpin mereka.(Burhan)













