BeritaKepriTanjungpinang

Ansar Ahmad Usulkan Kajian Pengembangan Tanjung Unggat Sebagai Kawasan Kebudayaan Melayu

29
×

Ansar Ahmad Usulkan Kajian Pengembangan Tanjung Unggat Sebagai Kawasan Kebudayaan Melayu

Sebarkan artikel ini
Calon Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menggelar kompaye di Tanjung Unggat Kota Tanjungpinang, Kamis, 17/10/2024. (Foto: Anwar/Anambasnews.com)

ANAMBASNEWS.COM, Tanjungpinang – Calon Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menyampaikan gagasan pentingnya melakukan kajian komprehensif terkait pengembangan kawasan Tanjung Unggat di Tanjungpinang.

Menurut Ansar, tidak menutup kemungkinan bahwa Tanjung Unggat dapat dikembangkan menjadi kawasan kebudayaan Melayu yang mirip dengan Pulau Penyengat.

“Tapi perlu dilakukan kajian. Saya akan minta Tim Cagar Budaya mempelajari sejarah dan mengkaji kemungkinan pengembangan kawasan ini secara serius, seperti halnya Pulau Penyengat yang pengembangannya menggunakan dana pusat,” ujar Ansar Ahmad dalam kampanye dialogis yang digelar di lapangan voli Tanjung Unggat pada Kamis, 17 Oktober 2024.

Pernyataan ini merupakan tanggapan Ansar Ahmad atas harapan yang disampaikan oleh Rudy Irwansyah, seorang tokoh pemuda masyarakat Tanjung Unggat. Rudy menginginkan adanya perhatian lebih terhadap kemajuan Tanjung Unggat, yang dikenal sebagai salah satu kampung tua di Tanjungpinang.

Selain itu, Ansar Ahmad juga menekankan pentingnya pemberdayaan kepemudaan di Tanjung Unggat. Ia berharap pemuda setempat dapat memanfaatkan program peningkatan kapasitas dan keahlian yang telah disediakan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, seperti fasilitas Gedung Pusat Pelatihan di Karimun dan Balai Latihan Kerja (BLK) di Tanjungpinang.

“Anak-anak kita di Tanjung Unggat harus memiliki keterampilan yang memadai agar bisa bersaing di masa depan,” tambahnya.

Kampanye ini dihadiri oleh ratusan warga setempat, yang menyambut baik gagasan Ansar. Rudy Irwansyah menaruh harapan besar kepada Ansar Ahmad untuk membawa kemajuan bagi kawasan Tanjung Unggat dan memberdayakan pemuda setempat agar lebih berprestasi.

“Kami berharap Pak Ansar bisa mengembalikan kejayaan Tanjung Unggat dan menjadikan pemuda di sini sebagai pemuda yang berprestasi,” ujar Rudy.

Sebagai informasi, Tanjung Unggat juga memiliki nilai sejarah yang signifikan. Dalam catatan karya Tuhfat Al-Nafis oleh Raja Ali Haji, disebutkan bahwa di Tanjung Unggat pernah berlangsung pernikahan antara Sultan Mahmud dengan Engku Putri, yang menandakan peran penting kawasan ini dalam sejarah peradaban Tanjungpinang.

“Kami menitipkan sejarah ini kepada Pak Ansar agar kawasan Tanjung Unggat dapat kembali berjaya,” tutup Rudy Irwansyah.(Anwar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!