ANAMBASNEWS.COM, Bengkalis – Dalam kampanye dialogis yang berlangsung di Desa Ulu Pulau, Kecamatan Bantan, Calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis Nomor Urut 1, Kasmarni dan Bagus Santoso, menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Pulau Bengkalis menuju Pulau Sumatera bukan lagi sekadar wacana. Kasmarni mengungkapkan bahwa sudah ada investor yang tertarik untuk merealisasikan proyek strategis ini.
“Saat ini, sudah ada investor yang berminat membangun jembatan ini. Seperti yang kita ketahui, pembangunan ini tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Namun, dengan adanya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Pusat, serta pihak swasta, kini sudah ada investor yang siap berinvestasi 100 persen,” ungkap Kasmarni di hadapan ratusan warga Bantan, Senin, 7/10/2024.
Kasmarni juga menyampaikan bahwa selain jembatan, salah satu fokus utama pemerintah Kabupaten Bengkalis saat ini adalah mempertahankan tenaga honorer. Di tengah banyaknya daerah yang menghadapi tantangan terkait tenaga honorer, Kabupaten Bengkalis tetap berkomitmen memperjuangkan nasib mereka.
“Di daerah lain, banyak tenaga honorer yang harus dirumahkan atau gajinya sangat rendah. Namun, di Bengkalis, kami tetap mempertahankan tenaga honorer tanpa mengurangi gaji mereka,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Kasmarni juga memohon doa dan dukungan masyarakat untuk melanjutkan program-program pembangunan yang telah dirintis demi mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang bermarwah, maju, dan sejahtera.
“Mencari pemimpin bukan perkara coba-coba. Mari kita bersatu untuk memilih pemimpin yang sudah teruji. Jangan lupa, pada 27 November 2024, coblos Nomor Urut 1,” ajaknya.
Kampanye dialogis ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Anggota DPRD Provinsi Riau Sofyan, Anggota DPRD Bengkalis Irmi Syakip Arsalan, Muhammad Isa Selamat, serta tokoh masyarakat Bantan, Askori. Juga hadir para pengurus partai koalisi KBS Bersatu dari PDI Perjuangan, Nasdem, Gerindra, PKS, PKB, Demokrat, PAN, Perindo, PBB, dan PPP, serta tokoh agama, adat, pemuda, dan wanita di Kecamatan Bantan. Masyarakat di Desa Ulu Pulau terlihat antusias mengikuti jalannya acara.(Suryani)













