Anambasnews.com – Final turnamen sepak bola Matak Cup di Desa Matak, Kecamatan Kute Siantan, berlangsung penuh semangat pada Minggu, 7 Desember 2025. Pertandingan antara Desa Ladan dan Desa Tebang menjadi tontonan utama yang menyedot perhatian ratusan warga.
Kehadiran Bupati Anambas, Aneng Sawer, langsung di lapangan membuat sorak penonton makin menggema. Saat pemain Ladan berhasil menjebol gawang lawan, Bupati spontan memberikan hadiah Rp500 ribu. Aksi itu membuat suasana meledak dengan tepuk tangan dan teriakan semangat.
Bagi pemain, hadiah itu bukan hanya soal uang, melainkan bentuk pengakuan atas kerja keras di lapangan. Momen itu juga menjadi penyemangat bagi seluruh atlet muda yang bertanding.
“Gol itu lahir dari perjuangan, dan perjuangan harus dihargai. Saya ingin anak-anak muda tahu bahwa usaha mereka tidak sia-sia,” ujar Aneng dengan ketegasan.
Ia menegaskan bahwa turnamen antar desa bukan sekadar hiburan tahunan, melainkan ruang pembinaan, pertemuan, dan persatuan. “Sepak bola mengajarkan disiplin, kebersamaan, dan keberanian – hal-hal yang harus terus dirawat,” tambahnya.
Semangat kebersamaan yang terlihat di lapangan Matak, menurutnya, adalah cerminan dari masyarakat Anambas yang kuat. Pemuda turun bertanding, masyarakat memenuhi sisi lapangan, semuanya bersatu dalam energi yang sama.
Turnamen Matak Cup telah menjadi ajang yang ditunggu banyak warga, dengan setiap laga selalu dipenuhi penonton yang mendukung tim kebanggaan mereka. Di balik sorak dan riuhnya pertandingan, tersimpan harapan bahwa Anambas memiliki banyak talenta muda yang siap dibina.
Dengan dukungan Bupati, masyarakat berharap kompetisi ini terus berlanjut setiap tahun – bukan hanya untuk mencari juara, tetapi juga untuk merawat kebersamaan dan semangat anak muda Anambas.(*Julianto)













