KepriTanjungpinang

Gerakan Pangan Murah KURMA 2026 Digelar di Tanjungpinang, Harga Bahan Pokok di Bawah Pasar

19
×

Gerakan Pangan Murah KURMA 2026 Digelar di Tanjungpinang, Harga Bahan Pokok di Bawah Pasar

Sebarkan artikel ini
Gerakan Pangan Murah KURMA 2026 Digelar di Tanjungpinang, Harga Bahan Pokok di Bawah Pasar (Foto: Ist)

Tanjungpinang, Anambasnews.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah dalam rangkaian Kepulauan Riau Ramadan Fair (KURMA) 2026 yang berlangsung di halaman Gedung Dekranasda Kepri, Kawasan Gurindam 12, Tanjungpinang, Minggu (8/3/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 hingga 18.00 WIB ini menghadirkan berbagai kebutuhan pokok masyarakat dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan selama bulan Ramadan.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli sejumlah bahan pokok dengan harga terjangkau, di antaranya beras medium Rp57.000 per sak, tepung terigu Rp8.000 per kilogram, gula pasir Rp15.500 per kilogram, serta minyak goreng “Minyak Kita” Rp28.000 untuk kemasan dua liter.

Selain itu, tersedia juga telur ayam grade 3 seharga Rp50.000 per papan, ayam potong Rp36.000 per kilogram, ikan benggol Rp20.000 per kilogram, ikan tamban Rp10.000 per kilogram, serta daging sapi beku Rp120.000 per kilogram.

Program Gerakan Pangan Murah ini merupakan hasil kolaborasi sejumlah instansi dan lembaga, di antaranya Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, serta Bank Indonesia, bersama Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan.

Selain penjualan bahan pangan murah, kegiatan ini juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan hewan secara gratis serta penjualan bibit tanaman bersertifikat bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap dapat membantu menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mengendalikan inflasi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(*Dani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!