Anambasnews.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas bersama Polres dan Forkopimda setempat memperketat pengamanan menyambut arus balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriyah dan aktivitas wisata pasca-Lebaran. Sebanyak 150 personel disiagakan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menegaskan pentingnya menjaga stabilitas daerah kepada Kapolres AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka sebagai langkah antisipatif terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat.
Ia menempatkan aparat kepolisian sebagai garda terdepan, khususnya di titik rawan seperti pelabuhan dan objek wisata.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Polres Anambas meningkatkan jumlah personel dari sebelumnya 85 orang menjadi 150 orang. Personel disebar di lokasi strategis untuk mempersempit ruang gerak potensi gangguan keamanan.
“Personel kita tempatkan di pelabuhan dan objek wisata untuk memastikan situasi tetap aman,” ujar Kapolres I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, Selasa (24/3).
Selain arus balik, fokus pengamanan juga ditujukan pada kawasan wisata. Polres menyoroti potensi gangguan akibat konsumsi minuman beralkohol di kawasan pantai yang kerap melibatkan kalangan muda. Petugas diperintahkan melakukan patroli rutin dan pemantauan intensif di titik keramaian untuk mencegah konflik.
“Anggota sudah kami minta untuk melakukan pengecekan dan berjaga, terutama terkait konsumsi minuman beralkohol di pantai,” tambahnya.
Kepolisian juga mencatat peningkatan signifikan mobilitas transportasi laut, terutama penumpukan penumpang pada rute RORO tradisional dari Pulau Siantan menuju Pulau Matak. Kondisi ini diawasi ketat guna mencegah risiko keselamatan dan memastikan proses penyeberangan tetap tertib.
Hingga saat ini, situasi keamanan secara umum masih terkendali dan tidak ditemukan gangguan menonjol. Bupati Aneng mengapresiasi langkah cepat Polres dan instansi vertikal lainnya. Ia menekankan pentingnya sinergi antarinstansi serta partisipasi masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah.(*Julianto)













