Bengkalis, Anambasnews.com – Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bengkalis menyambangi SD Negeri 04 Bengkalis melalui program Diskominfotik Sambangi Sekolah (DSS), Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini memberikan edukasi kepada siswa tentang penggunaan teknologi dan media sosial secara bijak serta bertanggung jawab.
Materi mencakup dampak negatif penggunaan gawai berlebihan mulai dari kecanduan, paparan konten tidak sesuai usia, hingga pengaruh tontonan digital terhadap perilaku dan pola pikir anak.
Kadis Kominfotik diwakili Sekretaris Adisutrisno mengapresiasi keaktifan sekolah di media sosial yang selalu menampilkan kegiatan positif. Namun, ia mengingatkan pemanfaatan tetap harus bijak karena ruang digital menyimpan berbagai risiko.
“Teknologi harus dimanfaatkan untuk hal baik. Jangan sampai gadget justru memaparkan anak pada konten yang tidak pantas atau terlibat perundungan dunia maya,” ujar Adisutrisno.
Edukasi ini diharapkan membekali siswa tidak hanya mampu menggunakan alat digital, tetapi juga memahami etika, keamanan, serta dampak dari setiap aktivitas daring mereka.
Koordinator Program DSS, Muhammad Jazam, menjelaskan perlindungan anak di ruang digital menjadi prioritas pemerintah, sejalan dengan program Kabupaten Layak Anak (KLA).
“Pesatnya kemajuan teknologi harus dibarengi perlindungan terhadap tumbuh kembang anak. Ini juga yang dilakukan negara-negara lain,” kata Jazam.
Selain Jazam, materi disampaikan Nurfaiza dan Haliyun Na’im. Para siswa diajarkan penggunaan gawai yang sehat, dampak perundungan bagi korban maupun pelaku, sikap saling menghormati, serta cara mengenali dan menghindari berita bohong (hoaks). Siswa juga diingatkan untuk tidak menghina, mengejek, atau menyebarkan informasi pribadi orang lain di media sosial. (*Suryani)













