Batam, Anambasnews.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat sebanyak 1.182 permohonan perizinan masuk melalui sistem Online Single Submission (OSS) sepanjang periode 1 September 2025 hingga 20 September 2026. Permohonan ini mencakup 16 bidang layanan di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.
Dari total tersebut, 423 permohonan telah diterbitkan, 284 belum memenuhi persyaratan, 276 dikembalikan untuk perbaikan, dan 199 masih dalam tahap verifikasi.
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menjelaskan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.
“Data ini menunjukkan pelayanan perizinan terus berjalan. Setiap permohonan diproses berdasarkan kelengkapan dan kesesuaian persyaratan, sehingga pemohon memperoleh kepastian di setiap tahapan,” ujarnya di Batam Centre, Selasa (22/9/2026).
Rincian per jenis layanan, PKKPR Laut: 18 diterbitkan, 222 belum lengkap, 1 dikembalikan, 21 masih diproses, Persetujuan Lingkungan 144 diterbitkan, 1 belum lengkap, 16 dikembalikan, 11 masih diproses, PKKH 2 diterbitkan, 26 belum lengkap, 9 masih diproses Perizinan Berusaha (PB) 136 diterbitkan, 20 belum lengkap, 147 dikembalikan, 62 masih diproses dan PBUMKU 123 diterbitkan, 15 belum lengkap, 112 dikembalikan, 96 masih diproses
Layanan melalui sistem LMS dan IBOSS juga berjalan efektif sebagai bagian dari ekosistem pelayanan terpadu BP Batam.
Di bawah arahan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala Li Claudia Chandra, BP Batam terus menyederhanakan regulasi dan proses perizinan. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat Batam sebagai destinasi investasi utama.
Dukungan juga diperkuat melalui tiga Peraturan Pemerintah baru PP Nomor 25/2025, PP Nomor 28/2025, dan PP Nomor 47/2025 yang semakin memudahkan iklim berusaha di Batam.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad menegaskan peningkatan kualitas layanan adalah prioritas utama.
“Proses perizinan harus semakin mudah dan memberikan kepastian. BP Batam terus berbenah agar investasi dan kegiatan usaha di Batam berjalan lancar dan baik,” ucap Amsakar.**
Editor : Ind













