Lingga, Anambasnews.com – Pemerintah Kecamatan Temiang Pesisir, Kabupaten Lingga, mengambil langkah antisipatif menyikapi penurunan kualitas udara akibat sebaran kabut asap yang melanda pulau-pulau di wilayah tersebut.
Khusus bagi pelajar SMP dan SMA yang berangkat dan pulang sekolah menggunakan perahu pompong laut, seluruh pihak diimbau untuk senantiasa berhati-hati selama musim kabut berlangsung.
Muhammad Yakin, pengemudi perahu yang setiap hari mengantar-jemput siswa dari Teban ke Desa Tajur Biru, menyampaikan pentingnya kewaspadaan di tengah kondisi kabut.
“Perjalanan di laut sangat dipengaruhi jarak pandang. Keselamatan selama perjalanan menjadi hal yang paling utama,” ujar Muhammad Yakin, pada Senin, 15/9/2026.
Ia menegaskan, meskipun kondisi cuaca menuntut kewaspadaan, semangat belajar para siswa tidak boleh surut.
“Bagi anak-anak SMP dan SMA di Kecamatan Temiang Pesisir, kegiatan belajar mengajar di sekolah tetap berjalan, tetaplah semangat,” pesannya.
Sementara itu, Camat Temiang Pesisir, Hendra, menyampaikan arahan resmi kepada seluruh Kepala Sekolah dan guru.
Menyusun skenario penugasan serta bahan ajar terstruktur yang dapat disesuaikan dengan kondisi kabut asap, Melakukan pemantauan dan koordinasi aktif dengan orang tua/wali murid mengenai perkembangan kondisi secara berkala.
Ia juga mengimbau orang tua menjaga pola hidup sehat anak, memastikan asupan air putih cukup, serta penggunaan masker apabila harus beraktivitas di luar rumah atau ke sekolah.(*Suharman)













